Logo Header Antaranews Kepri

Batam Kembali Buka Lelang Pengelolaan Sampah

Selasa, 21 Januari 2014 22:21 WIB
Image Print
Logo Pemkot Batam (antarakepri.com)

Batam (Antara Kepri) - Pemerintah Kota Batam kembali membuka lelang Kerjasama Pemerintah dan Swasta (KPS) dalam pengadaan infrastruktur sampah di tempat pembuangan akhir (TPA) Telagapunggur, karena lelang yang dilakukan pada 2013 gagal setelah hanya satu perusahaan yang memenuhi prakualifikasi administrasi.

"Karena dalam persyaratan minimal harus ada tiga yang lolos sebelum seleksi akhir, jadi tahun ini kembali membuka pendaftaran bagi peserta lelang baru pada 27 Januari-18 Februari 2014," kata Ketua Panitia Lelang, Faisal Riza di Batam, Selasa.

Faisal menambahkan dokumen prakualifikasi lelang dapat diambil di Sekretariat Panitia Lelang di Kantor Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Batam pada hari kerja.

"Pada lelang kali ini, panitia akan beri sedikit kelonggaran dalam syarat administrasi bagi peserta agar lebih banyak peserta yang lolos di tahap pra-kualifikasi. Mengingat lelang tahun lalu gagal karena banyak peserta yang gugur di seleksi administrasi," kata dia.

Meski demikian, Faisal tidak merinci kemudahaan persyarakat yang diberikan oleh tim lelang. Namun ia menyatakan masih memberi kesempatan pada peserta yang pada 203 gagal untuk menjadi peserta pada 2014.

"Perusahaan yang tahun lalu lolos otomatis akan menjadi peserta. Sementara perusahaan lain yang sempat gagal juga bisa turut serta kemali," kata dia.

Ia mengatakan, tidak menutup kemungkinan perusahaan yang sebelumnya gagal bisa lolos pada seleksi 2014 jika sudah melakukan perbaikan manajemen.

"Jika dalam proses lelang tahun ini hanya ada satu peserta, panitia akan melanjutkan proses ke tahap berikutnya. Artinya apabila hanya ada satu peserta, maka satu perusahaan itu saja yang akan dievaluasi," kata Faisal.

Pemkot berencana membangun infrastruktur yang dapat mengolah minimal 1.000 ton sampah per hari dengan teknologi waste to energy (Pembangkit Listrik Tenaga Sampah) berupa incinerator. Perkiraan nilai proyek adalah sebesar Rp1,5 triliun.

Pada lelang 2013 ada 25 perusahaan yang ikut lelang dan didominasi perusahaan asing, hanya satu yang berasal dari Indonesia, itu pun konsorsium China, Jerman dan Indonesia.

Pemkot Batam sebelumnya sempat bekerjasama dengan sebuah perusahaan swasta untuk mengolah sampah kota tersebut yang setiap hari mencapai sekitar 700 ton perhari. Namun setelah berjalan beberapa tahun, akhirnya kerjasama tersebut diputus oleh Pemkot Batam.(Antara)

Editor: Dedi



Pewarta :
Editor: Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026