
Natuna Kekurangan Dokter Gigi

Natuna (Antara Kepri) - Tenaga dokter gigi di pusat pelayanan kesehatan masyarakat (Puskesmas) yang tersebar di wilayah Natuna masih kurang yang mengakibatkan pelayanan terhadap masyarakat tidak maksimal.
"Dari 12 puskesmas di Natuna, baru 3 yang memiliki doter gigi, yaitu, Puskesmas Ranai, Puskesmas Tanjung dan Puskesmas Pulau Tiga," ungkap Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Natuna, Syamsu Rizal, Senin.
Penyebab kurangnya tenaga kesehatan gigi di sejumlah Puskesmas itu, kata Syamsu Rizal dikarenakan keengganan dokter gigi bertugas di pulau-pulau terpencil dan jauh dari keramaian.
"Kita sudah berusaha mengatasinya, namun masih banyak dokter gigi yang enggan ditempatkan di daerah-daerah jauh dari pusat kota, dengan berbagai alasan, ditambah lagi sarana dan prasarana masih kurang karena keterbatasan biaya," ujarnya.
Akibatnya, kata dia, layanan kesehatan masyarakat di puskesmas lebih banyak mengandalkan perawat gigi yang kompetensinya berbeda jauh dengan dokter gigi, sehingga kesehatan gigi bagi masyarakat masih jauh dari sempurna.
"Tak dipungkiri, rasio dokter dengan masyarakat tidak seimbang. Sehingga pelayanan gigi terhadap masyarakat jauh dari yang semestinya," jelasnya.
Untuk itu, katanya lagi, pihaknya akan merancang insentif bagi dokter gigi yang bertugas di daerah-daerah terpencil dengan pemberian fasilitas yang mencukupi, misalnya listrik untuk peralatan gigi.
"Kekurangan dokter gigi ini menjadi kendala utama. Utuk itu, perlu dicarikan solusinya, misalnya menambah insentif serta meningkatkan sarana dan prasarana. Jika perlu terhadap tenaga kesehatan gigi ini akan kita kontrak untuk jangka waktu tertentu," imbuhnya. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor:
Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
