Logo Header Antaranews Kepri

Kepala BPJS Batam Tegaskan Semua Penyakit Dilayani

Rabu, 12 Februari 2014 21:43 WIB
Image Print

Batam (Antara Kepri) - Kepala Kantor Cabang Badan Penyelenggaran Jaminan Sosial Kota Batam, Fahrur Rozi menegaskan program jaminan kesehatan nasional tersebut berlaku untuk semua jenis pengobatan tanpa terkecuali.

"Semua ditanggung dengan kartu BPJS. Termasuk penyakit yang berat sekalipun, kecuali sakit karena disengaja seperti upaya bunuh diri namun gagal," kata dia di Batam, Rabu.

Hal tersebut disampaikannya menanggapi permintaan massa Federasi Serikat Pekerja metal Indonesia (FSPMI) Kota Batam saat melakukan unjuk rasa meminta pelaksanaan BPJS menyeluruh.

Selama ini, kata dia, karena kurangnya sosialisasi jadi dalam pelaksanaan pada rumah sakit baru di Batam banyak menemui kendala. Sementara untuk RSUD Kota Batam, RS Otorita Batam tidak ada masalah lagi.

"Menteri Kesehatan juga terus melakukan revisi terhadap pelaksanaan jaminan sosial dengan Surat Edaran No.32/I/2014 yang di antaranya berisi tentang pertanggungan mengenai penyakit-penyakit berat yang membutuhkan perawatan khusus. Jadi diharapkan ke depan tidak ada lagi kendala," katanya.

Perwakilan Garda Metal FSPMI Kota Batam, Ramon mengatakan hingga saat ini sudah ada rumah sakit yang menolak pasien BPJS dengan alasan ada penyakit yang tidak ditanggung program pemerintah tetsebut.

"Kami tidak ingin ada pemilah-milahan penyakit. Semua harus ditanggung oleh pemerintah melalui BPJS. Semua masyarakat juga harus disertakan dalam program tersebut tanpa kecuali," katanya.

Ia mengatakan, buruh akan mengawal pelaksanaan BPJS di Batam agar tidak melenceng sehingga merugikan masyarakat.

Perwakilan Garda Metal FSPMI Kota Batam lain, Suprapto mengatakan jaminan kesehatan nasional yang dilaksanakan oleh PT BPJS merupakan jaminan kesehatan dari pemerintah sehingga perusahaan tidak dibenarkan mencari keuntungan.

"BPJS wali amanah, tidak boleh berorientasi keuntungan. Kami akan terus mengawal program yang lahir dari tuntutan buruh tersebut," kata Suprapto.

Pada Rabu siang, FSPMI Kota Batam melakukan unjuk rasa menuntut pemberlakuan jaminan kesehatan nasional menyeluruh sekaligus memperingati ulang tahun organisasi buruh tersebut.

Ratusan buruh berjalan kaki dari Kawasan Batamindo Mukakuning Batam menuju Kantor BPJS dan Kantor Wali Kota Batam di Batam Kota dengan jarak sekitar delapan kilometer.(Antara)

Editor: Dedi



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026