Logo Header Antaranews Kepri

Polisi Batam Tangkap Empat Remaja Terlibat Pembunuhan

Senin, 17 Februari 2014 20:31 WIB
Image Print

Batam (Antara Kepri) - Polresta Barelang mengamankan empat remaja, tiga diantarannya berstatus putus sekolah, karena diduga menjadi pelaku pembunuhan Anto, warga Centre Point Batam Centre, Kota Batam, pada 27 Januari 2014.

"Yang berstatus anak putus sekolah adalah NIK (17), RY (16), JUV (16), sementara DIV (21) sudah lulus sekolah. DIV dan satu orang lain berinisial IM yang masih buron merupakan pelaku utama," kata Kapolresta Barelang Kota Batam, Kombes Pol Moh Hendra Suhartiyono di Batam, Senin.

Hendra mengatakan NIK, ditangkap di daerah Kijang, Kabupaten Bintan, sementara RY dan JUV diamankan di Batam, selanjutnya DIV diamankan di Dumai, Provinsi Riau, pada Rabu (12/2).

Meski awalnya ada dugaan pembunuhan tersebut didasari rasa sakit hati kelima orang tersebut kepada korban, namun Kapolres memastikan kasus tersebut murni pembunuhan dan perampokan yang direncanakan.

"IM sudah lama kenal baik dengan korban. Empat lainnya juga kenal namun tidak sedekat IM. Namun itu murni pembunuhan dan perampokan, bukan karena hal lain termasuk hubungan asmara sesama jenis," kata dia.

Bersama pelaku, kata dia, polisi mengamankan tiga buah telepon genggam, dua arloji, kunci mobil jenis mini bus, sepatu yang semuannya milik korban. Selain itu, polisi juga mengamankan pakaian pelaku saat melakukan pembunuhan.

"Sementara uang hasil rampokan yang berjumlah sekitar Rp3 juta sudah dibagi-bagi dan digunakan para pelaku usai beraksi," kata Hendra.

Ia mengatakan, terus melakukan pengejaran kepala pelaku yang masih buron untuk mengungkap secara pasti kasus pembunuhan yang kesekian kalinya terjadi di Batam pada 2014 tersebut.

"Kami masih terus memburu pelaku lain tersebut. Mudah-mudahan kami segera bisa mengungkap kasus ini secara tuntas," kata dia.

Akibat perbuatan tersebut, kata dia, pelaku diancam dengan pasal 338 jo 340 KUHP dengan ancaman maksimal hukuman mati atau kurungan seumur hidup.

"Kami juga masih terus melakukan pengejaran terhadap pelaku-pelaku pembunuhan lain di Batam. Itu masih menjadi PR kami untuk segera dituntaskan," kata Hendra. (Antara)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026