Logo Header Antaranews Kepri

Penenggelaman Kapal Asing Berdampak Positif

Selasa, 6 Januari 2015 22:56 WIB
Image Print

Tanjungpinang (Antara Kepri) - Eksekusi penenggelaman kapal asing yang mencuri ikan di perairan Kepulauan Anambas yang gencar dilakukan sekitar sebulan yang lalu berdampak positif, terutama dalam menyelamatkan ekosistem di wilayah tersebut, kata Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Riau Jumaga Nadeak, di Tanjungpinang, Selasa.

"Kebijakan tegas yang dilakukan pemerintah pusat itu berdampak positif bagi nelayan lokal dan masyarakat Kepri pada umumnya. Kekayaan yang terkandung di perairan Anambas, Natuna dan Bintan dapat terselamatkan," tambah politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu.

Bagi masyarakat Kepri, kata dia kasus pencurian ikan yang dilakukan nelayan asing dengan menggunakan peralatan canggih bukan hal baru yang didengar. Beberapa kali aparat penegak hukum berhasil mencegah dan menangkap nelayan asing tersebut.

Namun aksi pencurian ikan di perairan Kepri, terutama di Anambas, Natuna dan Bintan masih terjadi. Kemungkinan hal itu terjadi karena sanksi yang diberikan kepada pelaku pencurian ikan di wilayah kedaulatan Indonesia tidak memberi efek jera.

Bahkan nelayan tradisional lokal sering mengeluh karena diintervensi oleh nelayan asing. Akibatnya, nelayan tradisional tidak dapat menangkap ikan secara maksimal, dan harga ikan di pasar menjadi mahal.

Tindakan tegas berupa penenggelaman kapal asing yang digunakan untuk mencuri ikan diyakini memberi efek jera.

"Kami yakin tindakan tegas yang dilakukan setelah proses hukum di pengadilan mampu memberi efek jera. Namun tindakan ini harus dilakukan secara konsisten," ujarnya.

Jumaga mengemukakan wilayah perairan Kepri mencapai 96 persen, sedangkan daratan hanya 4 persen. Potensi maritim yang luas itu hingga sekarang belum digarap secara maksimal.

Pengelolaan potensi kemaritiman diyakini menghasilkan pendapatan daerah yang cukup besar, karena Kepri merupakan wilayah yang strategis, berbatasan dengan Singapura dan Malaysia.

"Perhatian pemerintah terhadap penyelamatan ekosistem di perairan Kepri, maupun pengelolaan kemaritiman terus dilakukan.

Itu salah satu yang diprioritaskan, selain sektor pendidikan, kesehatan dan infrastruktur," katanya. (Antara)


Editor: Evy R. Syamsir



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026