Logo Header Antaranews Kepri

Kampung Aceh Sasaran BNN Kepri Berantas Narkoba

Rabu, 7 Januari 2015 18:11 WIB
Image Print

Batam (Antara Kepri) - Badan Narkotika Nasional Provinsi Kepri berupaya memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di Kampung Aceh, Mukakuning yang selama ini diindikasi sebagai salah satu wilayah peredaran terbesar di Batam.

"Mewujudkan Kampung Aceh bebas narkoba bukan hal yang mustahil, Kampung Aceh adalah skala prioritas utama BNNP Kepri," kata Kepala BNNP Kepri Benny Setiawan di Batam.

Dia mengatakan BNNP Kepri akan terus menerus secara rutin menggelar penyuluhan, pemberdayaan masyarakat ataupun razia penyalahgunaan narkoba dengan melihat tingkat kerawanan yang tinggi.

Ia mengatakan masyarakat harus tahu bahwa peredaran narkoba dimanapun tempatnya adalah hal yang melanggar hukum, dan tidak ada masyarakat manapun yang kebal hukum.

Mewujudkan kampung aceh bebas penyalahgunaan narkoba, kata dia, juga merupakan instruksi yang diberikan Pemerintah Provinsi Kepri kepada BNNP Kepri.

"Gubernur selalu berpesan bahwa Provinsi Kepri adalah provinsi dengan budaya Melayu yang tentunya melarang dan menolak penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba dimanapun tempatnya," kata Benny.

Menurut Benny, untuk mewujudkan hal tersebut diperlukan kerja bersama antara masyarakat, pemerintah dan aparat penegak hukum lainnya untuk bersama-sama memerangi penyalahgunaan ataupun peredaran gelap narkoba yang terjadi di lingkungannya.

"Selama ini stigma Kampung Aceh memang sudah lekat dengan narkoba, makanya kami ingin menyadarkan penghuninya agar tidak lagi membiarkan pengedar narkoba bebas beroperasi," kata dia.

Benny mengatakan, belum lama ini juga dilakukan penyuluhan dan menghadirkan narasumber dari Den POM Batam, tokoh agama setempat, ketua Pemuda, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan warga dari kampung Gotong Royong, Kampung Nusantara, Kampung Aceh, Kampung Selayang, DAM, Rusun Pemkot Batam, Rusun Otorita dan beberapa kampung lainnya yang berada di Kelurahan Mukakuning.

"Sebelumnya kami juga sudah beberapa kali melakukan razia bersama dengan unsur Kepolisian di Kampung Aceh. Sejumlah pengedar memang sudah tertangkap," kata Benny.

Ia mengatakan, selama ini jaringan narkotika internasional sering menjadikan Batam sebagai tempat transit dan peredaran narkoba asal Malaysia.

Batam yang terdiri dari kepulauan dan terletak sangat dekat dengan Johor Malaysia, membuat jaringan internasional menjadikan wilayah tersebut jalur masuk ke Indonesia. (Antara)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026