Logo Header Antaranews Kepri

Batam-Yokohama Kerja Sama Pengelolaan Kota Berwawasan Lingkungan

Selasa, 20 Januari 2015 23:28 WIB
Image Print

Batam (Antara Kepri) - Pemerintah Kota Batam Kepulauan Riau dan Pemerintah Kota Yokohama, Jepang, bekerja sama dalam pengelolaan kota berwawasan lingkungan demi menciptakan kota-kota di Asia yang tumbuh dan berkelanjutan bersama.

Wali Kota Batam Ahmad Dahlan di Batam, Selasa, mengatakan kerja sama itu baik untuk menyiptakan kota maju yang tumbuh namun tetap memerhatikan keasrian dan kelestarian lingkungan.

Pemkot Batam saat ini tengah menginventarisir rencana pengembangan kota yang akan dikerjasamakan dengan Pemerintah Kota Yokohama yang nantinya dituangkan dalam Nota Kesepahaman dan ditandatangani di Negeri Sakura pada pertengahan tahun 2015.

"Karena harus sejalan dengan sistem tata ruang Kota Batam dan memperhatikan Ruang Terbuka Hijau. Namun kerja sama ini sangat baik untuk dilakukan sebagai upaya menciptakan kota maju yang tumbuh dan ramah lingkungan," kata Wali Kota.

Ia mengapresiasi pemilihan Batam sebagai kota yang diajak bekerja sama oleh Pemerimtah Kota Yokohama dari ratusan kabupaten/kota lain di Indonesia.

Selama ini, banyak negara yang peduli memberikan perhatian kepada Kota Batam dan akhirnya mengajak kerja sama. Menurut dia, itu karena kemajuan Batam sebagai kota industri yang menyerap banyak investasi.

Utusan Pemerintah Kota Yokohama, Hashimoto, mengatakan kerja sama dilakukan demi mengembangkan hubungan kemitraan yang berkelanjutan antara kedua kota.

Kedua kota diharapkan dapat berbagi pengalaman tentang membangun tata kota yang berkelanjutan, termasuk pengelolaan lingkungan, konsultasi konstruksi, dan solusi untuk menangani masalah yang berkaitan dengan kemajuan pembangunan kota.

Selain Batam, Pemerintah Yokohama juga bekerja sama dengan tiga kota lain di Asia, yaitu Cebu di Filipina, Da Nang di Vietnam dan Bangkok di Thailand.

Di Batam, rencananya Pemerintah Kota Yokohama akan membangun kantor utama dari tiga kota lainnya.

"Saya tidak katakan Batam sebagai kota keempat, namun kota pertama karena kantornya akan menjadi kantor besar bertaraf internasional," katanya. (Antara)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026