
Batam Bangun Rumah Dinas Guru di Pulau

Batam (Antara Kepri) - Pemerintah Kota Batam Kepulauan Riau membangun empat unit rumah dinas untuk guru di pulau-pulau penyangga kota untuk memudahkan akomodasi pendidik yang tinggal di pulau lain.
"Tahun ini kami membangun tiga sampai empat unit rumah dinas guru. Antara lain di Pulau Panjang dan Pulau Pecung," kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam Muslim Bidin di Batam, Rabu.
Rumah dinas tipe 36 itu bisa ditempati oleh guru ataupun kepala sekolah yang membutuhkan.
Selama ini, banyak guru yang tinggal di pulau utama atau pulau penyangga yang lokasinya relatif jauh dari sekolah. Sehingga guru harus menempuh perjalanan menggunakan kapal kayu ke sekolah, dan itu rawan ketika gelombang tinggi atau hujan deras.
Dengan pengadaan rumah dinas guru di dekat sekolah, maka diharapkan akan meningkatkan kehadiran guru di sekolah, sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan kepada siswa.
"Sebenarnya tidak menjamin juga, dengan rumah ini maka akan menarik minat guru untuk mengajar di pulau," kata dia.
Program pembangunan rumah dinas untuk guru di pulau-pulau penyangga Batam sudah pernah dilakukan pada 2010. Namun kini kondisi rumah itu sudah rusak dan membutuhkan perbaikan.
"Seperti rumah yang di Pulau Pecung, atapnya bocor," kata dia.
Pembangunan rumah dinas guru di pulau penyangga rencananya dilakukan oleh kontraktor. Menurut Kepala Dinas, nilai tiap rumah tidak mencapai Rp200 juta, sehingga kemungkinan pembangunannya tidak melalui lelang.
"Susah mencari kontraktor untuk membangun di pulau. Mobilisasi material tinggi. Kalau dilelang, tidak ada yang mau ikut lelang," kata Kepala Dinas.
Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau Yatim Mustafa mnyebutkan pihaknya membutuhkan sekitar 100 guru untuk ditempatkan di sekolah di pulau-pulau kecil yang ada di provinsi kepulauan itu. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
