Logo Header Antaranews Kepri

Wagub Kepri Ingatkan PNS Melayani Masyarakat

Selasa, 24 Februari 2015 16:35 WIB
Image Print

Batam (Antara Kepri) - Wakil Gubernur Kepulauan Riau Soerya Respationo mengingatkan seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) di jajaran Pemprov Kepri untuk selalu melayani masyarakat, bukan meminta dilayani oleh masyarakat.

Sejak era reformasi, aparat pemerintahan dituntut berubah dengan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, karena itulah sejatinya arti kata pamong, kata Wakil Gubernur di Batam, Selasa.

"Perubahan itu sekarang telah bergerak ke pemerintahan. Dulu, ada kesan pamong duduk manis dilayani, sekarang harus turun kebawah melayani," kata dia.

Wagub mengakui, tugas itu memang sulit dilaksanakan di lapangan, namun bukan berarti pamong tetap berpangku tangan.

Karena menurut dia, pamong harus merebut rasa percaya masyarakat. Dan bila tidak memberikan pelayanan yang baik, maka masyarakat tidak akan memercayainya lagi.

"Itulah sebabnya sekarang kita harus merubah cara pandang," kata dia.

Kepada kepala satuan kerja perangkat daerah di lingkungan kerja Pemprov Kepri, Wagub juga meminta untuk menyiapkan hubungan kerja yang harmonis. Bila selama ini terkesan ada jarak antara bawahan dan atasan, maka jarak tersebut harus dipangkas.

"Atasan dan bawahan tidak boleh berjarak. Tapi juga tidak boleh terlalu bebas," kata dia.

Soerya percaya, jika metode kepemimpinan itu diterapkan, maka akan menambah gairah kerja.

Senada dengan Wagub, Sekda Provinsi Kepri Robert Iwan Loriaux meminta agar para PNS, khususnya alumni APDN, dapat memberikan pelayanan maksimal.

"Selama pendidikan diajarkan untuk mampu menjadi pamong. Pamong artinya bisa mengayomi dan melayani masyarakat dengan baik," kata Sekda.

Ia mengatakan Pemprov Kepri juga terus melakukan perubahan untuk memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat.

Dan bila masyarakat masih merasakan ada yang kurang, maka Sekda meminta masyarakat menegur dan melaporkan kepada pimpinan. (Antara)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026