
Limbah Minyak Cemari Bintan

Tanjungpinang (Antara Kepri) - Satuan Kerja Pengawas Sumberdaya Kelautan dan Perikanan (Satker PSDKP) Tanjungpinang menemukan limbah minyak atau oil sludge (OS) mencemari pesisir pantai di Kabupaten Bintan.
"Oil sludge kita jumpai mencemari Pantai Sakera dan Trikora," kata petugas Satker PSDKP Tanjungpinang, Herno Ardianto di Tanjungpinang, Rabu.
Temuan OS yang telah mencemari 2 titik pantai Bintan diperkirakannya telah terjadi dalam pekan ini.
"Pencemaran limbah minyak ini memang sudah rutin terjadi di Bintan pada musim utara, atau tepatnya pada pergantian tahun dari November hingga Maret," ucapnya.
Anehnya kata Herno, kawasan pesisir Berakit yang biasanya ikut tercemar limbah minyak, kali ini tidak ditemukan.
"Dampaknya sudah terlihat dari informasi yang kita terima bahwa sudah mengganggu mata pencaharian nelayan sekitar," paparnya.
Limbah minyak yang diduganya berasal dari buangan muatan tanker tersebut datang dari arah negara tetangga.
"Karena kalau dilihat dari arus dan angin, berasal dari luar wilayah Bintan," ucapnya.
Keberadaan limbah berbahaya ini menurutnya sudah disampaikan ke pusat, dan pihaknya saat ini dalam tahapan menanti arahan dari Pusat untuk tindak lanjutnya. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
