
BPJS Ketenagakerjaan Buka Pelayanan di PTSP Batam

Batam (Antara Kepri) - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Kota Batam Kepulauan Riau akan membuka loket pelayanan di pusat Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) milik Pemkot untuk memermudah pengusaha yang ingin mendaftarkan pekerjanya dalam badan jaminan sosial nasional itu.
Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Batam I, Didi Suardi di Batam, Selasa, mengatakan pembukaan loket di PTSP milik Pemkot Batam itu merupakan rangsangan agar pengusaha langsung mendaftarkan pekerjanya dalam BPJS, sekaligus dengan pengurusan izin usaha yang lain.
"Intinya memberikan pelayanan. Sebab, perlindungan itu hak normatif pekerja," kata Didi usai menandatangani nota kesepahaman BPJS Ketenagakerjaan dengan Pemkot Batam.
Dengan loket di PTSP, maka nantinya manajemen perusahaan tidak perlu mengurus dan mendaftarkan pekerjanya ke kantor BPJS Ketenagakerjaan di Nagoya, melainkan bisa berbarengan dengan pengurusan izin usaha lainnya.
"Jadi calon peserta tidak mondar mandir datang ke kantor dan kami yang datang ke sana untuk menerima pendaftaran dan perhitungan iurannya sehingga mereka akan di mudahkan," kata dia.
Di Batam terdapat dua PTSP, yaitu yang dikelola Badan Pengusahaan Kawasan Batam dan yang dikelola Pemkot Batam.
Masalah kesejahteraan pekerja berada di bawah tanggung jawab Pemkot, sehingga BPJS memilih untuk membuka loket pelayanan di PTSP milik Pemkot.
Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Batam Zarefriadi mengatakan, loket BPJS Ketenagakerjaan di PTSP akan memberikan kemudahan kepada manajemen perusahaan, sehingga tidak perlu lagi jauh-jauh ke Nagoya untuk mendaftarkan pegawainya.
Mengenai masih banyaknya pekerja yang belum terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, Zaref mengatakan pihaknya akan terus melakukan pengawasan.
"Kami awasi terus. Kalau masih ada yang belum, laporkan ke kami atau ke BPJS. Pasti kami tindak lanjuti, karena itu merupakan kewajiban perusahaan, kata dia. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
