
100.000 Petugas Siap Data Keluarga 1-31 Mei

Batam (Antara Kepri) - Sebanyak 100.000 petugas secara serentak akan melaksanakan Program Pendataan Keluarga 1-31 Mei 2015 di seluruh Indonesia dengan target mampu mendata sekitar 70 juta keluarga sehingga didapat gambaran pasti mengenai kondisi masyarakat terkini.
"Targetnya sekitar 70 juta keluarga akan terdata dalam program kali ini. Sehingga diharapkan akan diperoleh data kondisi terkini dari keluarga di Indonesia," kata Deputi Advokasi Pergerakan dan Informasi (Adpin) BKKBN, Abidinsyah Siregar saat rapat koordinasi di Batam, Rabu.
Ia mengatakan, sebagian besar pendata merupakan Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) yang sudah memiliki keahlian dan penguasaan wilayah dengan baik dengan melibatkan unsur PKK, Babinsa, Babinkamtibmas, Karang Taruna.
"Karena jumlah PLKB saat ini tidak mumpuni. Maka akan melibatkan pihak-pihak dari organisasi lain dan unsur masyarakat lain. Sebenarnya yang menjadi ujung tombak program pendataan ini adalah PLKB," kata dia.
Kepada petugas ia menekankan agar betul-betul melakukan pendataan, benar-benar berkunjung dari rumah ke rumah agar mendapat data valid.
"Pastikan setiap keluarga didatangi, setiap keluarga terobservasi, sehingga akan muncul keluarga-keluarga berkualitas dalam data. Jika datanya hanya sama seperti tahun-tahun sebelumnya, berarti petugas tidak melakukan pendataan secara benar dengan mengunjungi setiap keluarga," kata Abidinsyah.
Hasil dari pendataan, kata dia, akan digunakan untuk intervensi kebijakan khususnya yang bertujuan meningkatkan ketahanan keluarga sebagai salah satu sasaran utama BKKBN.
"Kalau nanti datanya valid, seharunya semua program BKKBN bisa dilaksanakan secara maksimal. Karena dari data yang ada sebelumnya, belum menunjukkan kinerja yang maksimal dari petugas," kata dia.
Sementara itu, Kepala BKKBN Kepri, Sugiyono mengatakan untuk daerah ini telah disiapkan 3.000 petugas untuk melakukan pendataan.
"Yang akan melakukan pendataan di Kepri nanti ada 3.000 orang kader. Mereka sudah mendapatkan pelatihan dan siap melaksanakan pendataan keluarga 2015. Pendataan sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 87 Tahun 2014," kata dia.
Meski Kepri berada pada wilayah kepulauan, namun ia optimistis program tersebut akan selesai sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan.
"Kader yang direkrut berasal dari seluruh wilayah termasuk pulau-pulau terpencil. Jadi tidak akan ada kesulitan dalam pendataan nanti," kata Sugiyono. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
