Logo Header Antaranews Kepri

Penumpang Hang Nadim Naik 14 Persen

Rabu, 13 Mei 2015 14:12 WIB
Image Print
Bandara Hang Nadim, Batam
Peningkatan disokong dari pembukaan rute baru oleh Garuda Indonesia, Citilink, dan Batik Air

Batam (Antara Kepri) - Otoritas Bandara Internasional Hang Nadim Batam mencatat periode Januari-April 2015 jumlah penumpang mengalami kenaikan sekitar 14 persen dibanding periode sama tahun sebelumnya.

"Kenaikannya cukup menggembirakan hingga 14 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Mudah-mudahan memasuki bulan kelima ini terus akan meningkat," kata Kepala Bagian Umum Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Suwarso di Batam, Rabu.

Sepanjang 2014, jumlah penumpang di Bandara Internasional Hang Nadim Batam mecapai 4,8 juta. Bila dihitung rata-rata per empat bulan, jumlah penumpang mencapai 1,6 juta.

"Peningkatan disokong dari pembukaan rute baru oleh Garuda Indonesia, Citilink, dan Batik Air," kata dia.

Garuda Indonesia, membuka penerbangan baru dari Batam tujuan Bandung dan Surabaya masing-masing satu kali sehari. Sementara Citilink menampah sejumlah frekuensi penerbangan dari Batam.

Untuk Batik Air, membuka penerbangan dari Bandara Internasional Hang Nadim Batam ke Jakarta (Soekarno Hatta) masing-masing dua kali sehari.

"Sejumlah maskapai juga merencanakan tambahan penerbangan dan membuka rute baru. Kami masih menunggu realisasinya sehingga target kenaikan penumpang 22 persen dan penerbangan 12 persen pada akhir 2015 tercapai," kata Suwarso.

Bandara Internasional Nadim Batam memiliki kapasitas 5 juta penumpang pertahun. Jika jumlah penumpang naik hingga 22 persen dari 4,8 juta, maka akhir 2015 pengguna jada penerbangan di Batam akan mencapai 5,9 juta orang.

"Untuk menyiasati sebelum pembangunan terminal kedua dilakukan, kami akan memaksimalkan slot malam agar tidak terjadi penumpukan pada pagi hingga sore hari," kata dia.

Saat ini, kata dia, slot pagi yang tersedia hanya dibawah pukul 07.00 WIB, untuk slot sore antara pukul 15.00 WIB sampai 17.00 WIB. (Antara)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor: Kepulauan Riau
COPYRIGHT © ANTARA 2026