
Evakuasi terakhir penumpang kapal pesiar terdampak wabah hantavirus dilakukan pada Senin
Istanbul (ANTARA) - Dua penerbangan evakuasi terakhir bagi penumpang kapal pesiar yang terdampak wabah mematikan hantavirus di dekat pulau Tenerife, Spanyol, dijadwalkan berangkat pada Senin sore waktu setempat.
Menteri Kesehatan Spanyol Monica Garcia pada Minggu (10/5) mengatakan kepada wartawan bahwa 94 penumpang telah dievakuasi dari kapal tersebut.
Menurut media lokal, penerbangan repatriasi Australia akan membawa enam penumpang, sementara penerbangan Belanda akan mengangkut 18 orang, termasuk pelancong dari negara-negara yang tidak mengatur penerbangan evakuasi sendiri.
Baca juga: Kasus kebakaran Gedung Terra Drone, JPU tuntut Dirut 2 tahun penjara
Penumpang pertama yang turun dari kapal pada Minggu adalah 14 warga negara Spanyol yang diterbangkan dengan pesawat militer ke Madrid dan dipindahkan ke rumah sakit militer untuk menjalani karantina dan tes.
Evakuasi tersebut berlangsung di tengah kontroversi dan keberatan dari Presiden Kepulauan Canary, Fernando Clavijo.
Sementara itu, Pejabat Spanyol menepis kekhawatiran bahwa hewan pengerat yang terinfeksi dapat mencapai daratan dari kapal, dengan mengatakan kemungkinan tikus Andes berenang ke pantai Canary adalah nol.
Hantavirus merupakan penyakit langka yang biasanya ditularkan melalui hewan pengerat yang terinfeksi atau kotorannya. Namun, jenis virus yang menyebabkan wabah ini juga dapat menyebar antar manusia.
Sumber: Anadolu
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Evakuasi terakhir penumpang kapal wabah hantavirus dilakukan Senin
Pewarta : Kuntum Khaira Riswan
Editor:
Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026