
Warga Pesisir Batam Keluhkan Listrik
Sabtu, 30 Mei 2015 17:27 WIB

Kami sangat mengharapkan perhatian pemerintah, karena Sekanak Raya merupakan kelurahan tertua
Batam (Antara Kepri) - Warga pulau penyangga di Kota Batam Kepulauan Riau mengeluhkan minimnya fasilitas infrastruktur listrik, berbanding terbalik dengan kondisi di pulau utama.
"Kami tidak memiliki aliran listrik, padahal lokasi kami sangat berdekatan dengan 'mainland'," kata Lurah Sekanak Raya Kecamatan Belakangpadang, Syarifah di Batam, Sabtu.
Ia menceritakan di kelurahannya terdapat 450 kepala keluarga. Dan semuanya belum ada yang menikmati aliran listrik yang baik dari PLN.
Warga dengan kondisi ekonomi menengah ke atas umumnya memiliki genset pribadi atau genset yang dikelola secara beramai-ramai. Namun, bagi warga tidak mampu, terpaksa hidup tanpa aliran listrik.
"Kami sangat mengharapkan perhatian pemerintah, karena Sekanak Raya merupakan kelurahan tertua," kata dia.
Ia khawatir, akan terjadi kecemburuan sosial di lingkungan kelurahannya karena saat ini tengah dibangun resor terbesar di Asia Tenggara di salah satu gugusan pulau di kelurahan itu.
"Apalagi Pulau Manis akan segera beroperasi," kata dia.
Kepala Bagian Humas Pemkot Batam Ardiwinata mengatakan kota itu memiliki sekitar 20 kelurahan di pulau-pulau penyangga.
Hampir seluruh pulau penyangga Batam mengalami kondisi listrik serupa, kecuali Pulau Belakangpadang yang teraliri listrik melalui sambungan kabel bawah laut dari Batam dan juga beberapa pulau lainnya.
Kepala Badan Pengelola Perbatasan Provinsi Kepri Edy Sofyan menyesalkan kondisi di pulau-pulau penyangga yang sangat minim fasilitas infrastruktur, berbanding terbalik dengan kondisi di pulau utama, Batam.
Menurut dia, kondisi pulau-pulau penyangga di Batam ibarat kondisi Kota Batam saat masih menjadi kecamatan, mundur beberapa puluh tahun.
Seharusnya, kesuksesan pembangunan di Pulau Batam bisa dirasakan warga yang tinggal di pulau sekitar, apalagi pulau itu juga masuk wilayah Kota Batam.
Ia juga menyayangkan pelayanan PT Pelayanan Listrik Nasional (Bright PLN) Batam yang tidak bisa melayani pulau-pulau penyangga, melainkan hanya pulau utama.
"Tidak masuk logika, mereka ini di Batam, tapi listriknya tidak masuk PLN Batam, harus PLN lain," kata dia.
Bright PLN Batam merupakan anak perusahaan PLN Persero yang memiliki wilayah tugas di Kawasan Batam, sesuai dengan wilayah kerja Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Perdagangan Bebas Batam. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta : YJ Naim
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
