
Kantor Pelni Diserbu Calon Penumpang
Kamis, 25 Juni 2015 02:25 WIB

Kami juga memang kekurangan personel, sehingga antrean tiket menumpuk seperti yang terjadi saat ini
Tanjungpinang (Antara Kepri) - Kantor PT Pelni di Jalan Raja Haji Fisabilillah KM 5 Tanjungpinang diserbu calon penumpang disebabkan layanan penjualan tiket "online" rusak.
"Saya antre dari pukul 09:00WIB, baru dapat tiket pukul 13:00WIB," ujar Zawai yang mengaku membelikan tiket untuk keluarganya, di Kantor PT Pelni Tanjungpinang, Selasa.
Ia kecewa harus antre lama karena petugas penjualan tiket hanya dua orang. "Macam mana bisa cepat, yang jual tiket saja hanya dua orang, sementara yang antre banyak," tegasnya.
Ia berharap pelayanan Badan Usaha Milik Negara tersebut makin baik, dengan memperbaiki serta membenahi pelayanan jelang mudik Lebaran.
General Manager PT Pelni Cabang Tanjungpinang Yursal, mengakui bahwa kerusakan jaringan online telah terjadi di Kantor Cabang Tanjungpinang.
"Kami juga memang kekurangan personel, sehingga antrean tiket menumpuk seperti yang terjadi saat ini," ujarnya.
Meski serba kekurangan, namun ia optimistis layanan tiket Pelni yang diharapkan masyarakat bisa selesai sebelum jadwal keberangkatan kapal.
"Walaupun penumpang banyak, kami tetap mengikuti peraturan untuk memberi batas penumpang KM Lawit dan Bukit Raya 970 seat (tempat duduk-red), KM Kelud, Omsini dan Sinabung sekitar 2000 seat yang tetap disesuaikan dengan seat yang ada pada kapal," paparnya. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta : Saud MC
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
