Logo Header Antaranews Kepri

Firefly Hentikan Penerbangan Batam-Subang

Selasa, 7 Juli 2015 19:38 WIB
Image Print

Batam (Antara Kepri) - Maskapai penerbangan Malaysia Firefly menghentikan penerbangan Bandara Internasional Hang Nadim Batam-Subang, Malaysia yang biasa dilayani empat kali sepekan sejak Agustus 2012, sampai batas waktu tidak ditentukan.

"Iya, mereka sudah tidak melayani Batam-Subang lagi mulai 14 Juni 2015. Pihak maskapai menyatakan akan terbang lagi, tapi belum diketahui mulai kapan," kata Kepala Bagian Umum Bandara Internasional Hang Nadim Batam Suwarso di Batam, Selasa.

Sejak Maskapai Malindo Air masuk melayani rute yang sama dengan pesawat ATR72-600 pada Mei 2014, Firefly mulai mengalami penurunan penumpang. Terlebih sejak Februari 2015, rute penerbangan Malindo Air yang awalnya hanya tiga kali sepekan menjadi setiap hari.

Berdasarkan informasi, penutupan rute Firefly juga tidak lepas dari kondisi induk perusahaan (Malaysia Airlines) yang tengah dalam kondisi sulit setelah mengalami dua kali kecelakaan yang mengakibatkan ratusan orang penumpang hilang dan meninggal.

"Kalau masalah itu saya tidak tahu. Yang jelas saat ini mereka memang sudah tidak terbang lagi ke Hang Nadim Batam. Yang disampaikan mereka menghentikan penerbangan untuk sementara," ujarnya.

Dengan berhentinya penerbangan Firefly tersebut, saat ini hanya ada satu penerbangan internasional dari Batam ke Malaysia yang dilayani Malindo Air.

"Sebagai pengelola bandara, tentu kami ingin secepatnya maskapai tersebut terbang lagi agar penerbangan dari Batam semakin ramai," kata Suwarso.

Sementara itu, kantor dan loket penjulan tiket Firefly yang berada pada samping pintu keberangkatan Bandara Internasional Hang Nadim Batam sudah tutup.

Pihak manajemen menyampaikan pengumuman melalui selembar kertas yang ditempel pada pintu kantor manajemen maskapai tersebut di Bandara Internasional Hang Nadim Batam.

Dalam kertas tersebut disampaikan permintaan maaf karena Firefly sudah tidak lagi melayani penerbangan dari Batam terhitung pada 14 Juni 2015. (Antara)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026