
Harga Sejumlah Sayur-Mayur di Tanjungpinang Naik

Tanjungpinang (Antara Kepri) - Harga sejumlah sayur-mayur yang dijual pedagang di Kota Tanjungpinang, ibu kota Kepulauan Riau naik menjelang Idul Fitri.
"Kenaikan harga sayur karena persediaannya terbatas. Kalau sayur banyak, biasanya harga turun," kata Rika, salah seorang pedagang sayur-mayur di Pasar Baru Tanjungpinang, Rabu.
Dia menjelaskan harga sayur gambar naik dari Rp12.000/kg menjadi Rp14.000/kg, kacang panjang naik dari Rp12.000/kg menjadi Rp16.000/kg.
Sementara harga kangkung naik dari Rp6.000/kg menjadi Rp7.000/kg, bayam naik Rp7.000/kg menjadi Rp9.000/kg dan sawi naik dari Rp9.000/kg menjadi Rp11.000/kg.
"Harga wortel turun dari Rp22.000/kg menjadi Rp15.000/kg. Penurunan harga disebabkan stok banyak," katanya.
Menurut dia, harga beberapa jenis sayur-sayuran dalam tiga hari terakhir berubah-ubah. Perubahan harga disebabkan persediaan sayuran yang tidak menentu.
"Sayur-sayuran itu kadang ada dan kadang tidak ada," ucap wanita 36 tahun ini.
Hal senada dikatakan Doni, pedagang sayur-mayur di Pasar Baru Tanjungpinang. Harga wortel fluktuatif, karena bergantung pada ketersediaan dan tingkat permintaan terhadap wortel.
"Tetapi untuk harga sayur yang lain, seperti terong, kol, dan kentang masih dengan harga normal," ujar Doni.
Dia menjelaskan harga cabai merah yang naik dari Rp38.000/kg menjadi Rp42.000/kg. "Cabai merah banyak peminatnya, terutama menjelang Lebaran," katanya. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta : Niko Panama
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
