
PKS Dukung Soerya-Ansar Pilkada Kepri

Keputusan DPP itu juga melegakan para pendukung dan kami terima sebagai amanah yang kami perjuangkan dalam membangun Kepri lebih baik lagi
Batam (Antara Kepri) - Dewan Pimpinan Pusat Partai Keadilan Sejahtera memutuskan untuk ikut mendukung kandidat pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Kepri, Soerya Respationo dan Ansar Ahmad dalam Pilkada Kepri 2015.
"PKS telah secara resmi memberikan dukungan kepada pasangan Soerya dan Ansar pada Pilkada Kepri," kata Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKS Provinsi Kepri, Abdul Rahman, di Batam, Jumat.
PKS menilai pasangan Soerya-Ansar mampu membawa Kepri lebih maju dan masyarakatnya lebih sejahtera, karena kedua tokoh itu memiliki pengalaman luas dalam pemerintahan.
Soerya Respationo sendiri kini menjabat sebagai Wakil Gubernur Kepri yang juga Ketua DPD PDIP Kepri. Dan Ansar Ahmad saat ini merupakan Bupati Bintan, yang juga Ketua Partai Golkar Kepri.
Pengalaman keduanya sebagai kepala daerah di Kepri dan Bintan dianggap mampu membuktikan kapasitasnya dalam memimpin Kepri lima tahun ke depan.
Abdul Rahman menyatakan setelah PKS menyatakan resmi mendukung Soerya-Ansar, maka selanjutnya partai itu akan segera melakukan konsolidasi ke seluruh jajaran kader dan pengurus serta menyosialisasikannya kepada seluruh kader dan simpatisan di seluruh kabupaten dan kota di Kepri.
"Sebagaimana diketahui bersama, PKS dikenal memiliki kader dan simpatisan yang militan," kata dia.
Sebelumnya, PDIP secara resmi mendukung kandidat pasangan gubernur dan wakil gubernur Kepri, Soerya Respationo dan Ansar Ahmad berdasarkan surat keputusan No 356/IN/DPP/VI/2015.
Ketua DPD PDIP Kepulauan Riau Soerya Respationo mengaku senang atas keputusan partainya yang memasangkan dirinya dengan Ketua Partai Golkar Kepri Ansar Ahmad dalam Pilkada Kepri 2015.
"Keputusan DPP itu juga melegakan para pendukung dan kami terima sebagai amanah yang kami perjuangkan dalam membangun Kepri lebih baik lagi," katanya melanjutkan.
Ditanya mengenai rencana deklarasi Soerya-Ansar, ia mengatakan akan dirancang kemudian. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta : YJ Naim
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
