Logo Header Antaranews Kepri

Telkom Tambah Kapasitas Internet Pemkab Lingga

Kamis, 17 September 2015 00:32 WIB
Image Print
Kira-kira akhir bulan sudah dapat disebarkan. Kita utamakan SKPD yang belum dapat. Seperti BKD, Inspektorat, ULP, dan beberapa titik perkantoran pemkab lainnya. Kalau tersisa kita jadikan hotspot untuk umum

Lingga (Antara Kepri) - PT Telkom Indonesia segera menaikkan kapasitas bandwith internet Telkom Speedy Pemerintah Kabupaten Lingga, dari 40 Megabyte (Mb) menjadi 72 Mb guna memaksimalkan kebutuhan akses internet penunjang kegiatan pemerintahan di Kabupaten Lingga.

Kepala Bidang Kominfo Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkoninfo) Lingga Said Asmarfizan mengatakan, tambahan bandwith sebesar 32 Mb tersebut, didapat Pemkab Lingga secara gratis PT Telkom, karena terjadi penurunan harga dari kerja sama kedua pihak sebelumnya yakni, bandwith 40 Mb untuk 18 kantor dinas seharga Rp1,55 miliar per tahun.

"Sebelumnya kita telah kucurkan 1,55 miliar untuk memasukkan jaringan Telkom Speedy ke 18 kantor dinas. Total kapasitas awalnya 40 Mb. Karena ada penurunan harga, jadi kita berhasil menambah kapasitasnya menjadi 72 Mb," kata dia di Lingga, Rabu.

Secara teknis, dijelaskan Asmarfizan, kapasitas tambahan 32 Mb yang masih dalam kondisi bebas tersebut, akan diletakkan di Media Center (MC) Kominfo Lingga. Dari MC, bandwith tersebut selanjutnya disebar ke beberapa kantor pemerintahan dan titik lainnya, seperti Puskesmas Cening, Kantor Camat Lingga, Kantor Lurah Daik Lingga, MAN serta SMA Negeri 1 Lingga, dengan sistem penyebaran menggunakan "point to point".

"32 Mb-nya kita pasang di MC, dan kita bagikan ke beberapa kantor dinas yang belum dapat fasilitas Internet Speedy. Rata-rata 2 Mb per kantor, termasuk SMAN 1 Lingga yang beberapa waktu lalu mengaku, ruang Laboratorium Komputer mereka sangat membutuhkan akses internet. Kita pakai sistem 'point to point'," kata dia.

Dia memprediksikan, akhir bulan September, akses internet tersebut sudah terpasang. Jika setelah di bagikan ke sejumlah titik, ditemukan masih tersisa, maka pihaknya akan membuat hotspot Wifi untuk umum.

"Kira-kira akhir bulan sudah dapat disebarkan. Kita utamakan SKPD yang belum dapat. Seperti BKD, Inspektorat, ULP, dan beberapa titik perkantoran pemkab lainnya. Kalau tersisa kita jadikan hotspot untuk umum," tuturnya.

Sementara itu, terkait perangkat poin to poin, Said Asmarfizan meminta masing-masing dinas untuk menyediakan perangkatnya. Itu karena Dishubkominfo Lingga tidak memiliki anggaran untuk memenuhi perangkat tiap dinas.

"Tanggung jawab kita hanya menyediakan akses internetnya. Perangkat penunjangnya, kita minta masing-masing dinas yang sediakan," tutupnya. (Antara)


Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026