Logo Header Antaranews Kepri

Bandara Hang Nadim Masih Terganggu

Kamis, 17 September 2015 18:57 WIB
Image Print
Maskapai masih menunggu agar bisa terbang. Di Hang Nadim sendiri sebenarnya sudah tidak ada permasalahan kabut asap. Apalagi pada Selasa dan Rabu kemarin diguyur hujan cukup lebat

Batam (Antara Kepri) - Penerbangan di Bandara Internasional Hang Nadim, Kota Batam masih terganggu meski kabut asap telah menipis setelah wilayah itu diguyur hujan dua hari terakhir.

"Kondisi asap pada bandara tujuan khususnya di Pekanbaru, Jambi, Medan belum menunjukkan penurunan signifikan. Jadi sejumlah penerbangan masih batal," kata Kepala Bagian Umum Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Suwarso di Batam, Kamis.

Berdasarkan papan pengumuman penerbangan Bandara Internasional Hang Nadim Batam, penerbangan dari Batam yang dibatalkan antara lain Lion Air tujuan Pekanbaru dan Padang, Citilink tujuan Pekanbaru.

Sementara itu Wings Air yang seharusnya terbang dari Batam ke Natuna pada pukul 08.30 WIB juga masih mengalami penundaan.

Untuk penerbangan tujuan Batam yang masih dibatalkan antara lain dari Jambi, Palembang, Pekanbaru, Medan.

Maskapai yang sempat menyatakan penghentian sementara penerbangan dari Batam tujuan Pekanbaru, Jambi, Medan juga belum kembali melayani penerbangan rute tersebut karena gangguan asap belum teratasi.

"Maskapai masih menunggu agar bisa terbang. Di Hang Nadim sendiri sebenarnya sudah tidak ada permasalahan kabut asap. Apalagi pada Selasa dan Rabu kemarin diguyur hujan cukup lebat," kata dia.

Akibat gangguan asap selama dua pekan terakhir, hampir seratus penerbangan dari Hang Nadim dan sebaliknya tujuan Sumatera dibatalkan.

"Awalnya hanya sekitar lima penerbangan per hari. Namun dalam beberapa hari terakhir ini tercatat lebih dari 10 penerbangan dibatalkan per hari. Selain itu ada juga penutupan penerbangan sementara dari sejumlah maskapai," kata Suwarso.

Suwarso berharap kebakaran hutan di Sumatera daratan segara teratasi sehingga jadual penerbangan khususnya dari Hang Nadim bisa kembali normal.

"Gangguan asap juga mengakibatkan potensi pendapatan Hang Nadim berkurang," kata dia. (Antara)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026