
Penumpang Feri Tertahan di Pelabuhan Punggur

Kami belum berani mengizinkan kapal berlayar. Belum ada instruksi dari atasan, jarak pandang juga hanya beberapa ratus meter saja
Batam (Antara Kepri) - Ratusan calon penumpang feri di Pelabuhan Telaga Punggur Batam tujuan Tanjungpinang Kepulauan Riau masih tertahan akibat asap pekat yang melumpuhkan pelayaran.
"Kami belum berani mengizinkan kapal berlayar. Belum ada instruksi dari atasan, jarak pandang juga hanya beberapa ratus meter saja," kata Syahbandar Pelabuhan Umum Telaga Punggur Batam Erwin Sjafrizal di Batam, Jumat.
Akibat jarak pandang memburuk, sejak pukul 10.00 WIB hingga pukul 13.40 WIB kapal feri tujuan Tanjungpinang dan Tanjung Uban belum diizinkan berlayar.
Ratusan penumpang nampak masih berada di ponton pelabuhan, ruang tunggu pelabuhan dan kawasan luar pelabuhan menunggu pemberangkatan.
Dalam kondisi normal, pelayaran feri dari Batam tujuan Tanjungpinang dilayani setiap 15 menit oleh dua operator yaitu Marina dan Baruna.
Akibat penutupan rute pelayaran itu, lebih dari 12 jadwal keberangkatan tertahan. Selain itu, pelayaran kapal "roll on roll off (roro)" dari Pelabuhan ASDP Telaga Punggur menuju Tanjung Uban Pulau Bintan yang biasanya dilayani satu jam sekali juga lumpuh sejak Jumat pagi.
"Kondisinya justru semakin memburuk dibandingkan pukul 10.00 WIB tadi pagi. Jadi tidak mungkin kapal-kapal ini diizinkan berlayar," kata Erwin.
Seorang calon penumpang, Riza mengatakan sudah menunggu di pelabuhan sejak pukul 10.30 WIB, namun belum bisa menyeberang.
Meski demikian dia memaklumi karena kondisi kabut asap memang sangat pekat dan membahayakan jika dipaksa berlayar.
"Ini masalah keselamatan, nggak mungkin juga dipaksa berlayar. Nanti penumpang termasuk saya malah celaka. Saya masih nunggu, mudah-mudahan segera membaik," kata dia. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta : Larno
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
