
PDIP Target Menangi 80 Persen Pilkada Karimun

Kalau untuk pilkada Karimun, kami optimistis bisa meraih 80 persen suara dengan didukung partai-partai yang berkoalisi mendukung Aunur Rafiq-Anwar Hasyim
Karimun (Antara Kepri) - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Provinsi Kepulauan Riau menargetkan kemenangan pasangan Aunur Rafiq-Anwar Hasyim dengan 80 persen suara dalam pilkada 9 Desember 2015.
"Kalau untuk pilkada Karimun, kami optimistis bisa meraih 80 persen suara dengan didukung partai-partai yang berkoalisi mendukung Aunur Rafiq-Anwar Hasyim," kata Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah PDIP Provinsi Kepri Lis Darmansyah dalam rapat konsolidasi bersama ratusan kader PDIP Karimun di Gedung Nasional, Tanjung Balai Karimun, Minggu.
Lis Darmansyah mengatakan, target 80 persen bukan tanpa hitung-hitungan, tetapi berdasarkan kajian dan tingkat elektabilitas calon petahana Aunur Rafiq dan Anwar Hasyim, mantan anggota DPRD Karimun dan Sekretaris Daerah Karimun.
Aunur Rafiq, kata dia, selain figur yang sangat dikenal masyarakat yang dua periode menjabat wakil bupati mendampingi Nurdin Basirun, dan dia juga baru saja dilantik menjadi bupati menggantikan Nurdin Basirun yang mengundurkan diri karena maju dalam Pilkada Provinsi Kepri.
Sedangkan Anwar Hasyim juga dinilai memiliki elektabilitas cukup bagus berdasarkan perolehan suaranya dalam Pemilu 2014 yang mengantarkannya duduk sebagai Ketua Komisi II DPRD Karimun.
Dukungan dari partai-partai koalisi akan menambah kekuatan untuk memenangkan pasangan dengan nomor urut 1 tersebut.
"Tapi seluruh kader saya ingatkan untuk tetap solid dan melakukan konsolidasi untuk mengejar suara sebesar 80 persen. Mesin partai harus bergetak untuk meraih simpati masyarakat," kata dia.
Dia mengingatkan jajaran pengurus DPC PDIP Karimun bersama 12 pimpinan anak cabang tidak lalai apalagi lengah dengan tingkat elektabilitas pasangan itu sehingga merasa yakin akan menang dalam pesta demokrasi daerah tersebut.
Kemenangan Aunur Rafiq-Anwar Hasyim, kata dia lagi, harus elegan, terhormat dan sah secara hukum sehingga memiliki legalitas yang kuat dalam memimpin Karimun selama lima tahun.
"Jangan ada pelacur politik yang mencari keuntungan saja, tetapi semuanya harus bekerja keras dan jangan lupa ajak masyarakat agar menggunakan hak pilihnya pada 9 Desember 2015," ucapnya.
Rapat konsolidasi tersebut diikuti sekitar 300 orang, terdiri atas pengurus DPC PDIP Karimun dan 12 pengurus tingkat PAC dari 12 kecamatan.
Aunur Rafiq yang hadir didampingi Anwar Hasyim mengapresiasi dukungan PDIP dan partai-partai koalisi terhadap dirinya dan Anwar Hasyim dalam pilkada Karimun.
"Kami mengucapkan terima kasih dan tentunya berharap kita semua berupaya untuk meraih suara terbanyak dalam Pilkada. Kami berdua maju dalam pilkada semata-mata ingin mengabdi kepada masyarakat dan melanjutkan pembangunan yang sudah dilakukan dalam sepuluh tahun terakhir," kata dia.
Pilkada Kabupaten Karimun diikuti tiga pasang calon, yaitu pasangan Aunur Rafiq-Anwar Hasyim yang diusung Partai Demokrat, Hanura, PDI Perjuangan, PAN, NasDem dan PKB.
Semula pasangan nomor urut 1 tersebut diusung Partai Golkar dan PPP, namun dianulir KPU Karimun karena dualisme kepengurusan di DPP.
Kemudian pasangan Agusriono-Ahmad Darwis dengan nomor urut 2 yang diusung Partai Keadilan Sejahtera dan Gerindra dan pasangan nomor 3 Raja Usman Azis-Zulkhainen dari jalur perseorangan atau independen. (Antara)
Editor: Sri Muryono
Pewarta : Rusdianto
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
