
Tim Soerya-Ansar Siapkan Hitung Cepat Pilkada

Kami mengerahkan sebanyak 548 saksi di tempat pemungutan suara (TPS), panitia pemungutan suara (PPS), panitia pemilihan kecamatan (PPK) maupun Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk hitung cepat perolehan suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri
Karimun (Antara Kepri) - Tim pemenangan calon Gubernur Kepulauan Riau Soerya Respationo/Ansar Ahmad di Tanjung Balai Karimun, Kabupaten Karimun menyiapkan perhitungan cepat hasil pilkada serentak 9 Desember 2015.
"Kami mengerahkan sebanyak 548 saksi di tempat pemungutan suara (TPS), panitia pemungutan suara (PPS), panitia pemilihan kecamatan (PPK) maupun Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk hitung cepat perolehan suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri," kata Ketua Badan Saksi Pemilu Nasional (BSPN) Cabang Karimun, Mawardi di Tanjung Balai Karimun, Sabtu.
BSPN merupakan satu badan yang dibentuk atas persetujuan Dewan Pimpinan Pusat PDI Perjuangan, dan dibentuk dengan Surat Keputusan No SK/008/KPTS/DPC.25.03/IX/2015 yang ditandatangani Ketua DPC PDI Perjuangan Karimun Rasno pada 25 September 2015.
Mawardi menjelaskan, BSPN bertugas merekapitulasi perolehan suara pasangan calon nomor urut 2 Soerya Respationo-Ansar Ahmad (SAH) di Kabupaten Karimun.
Setiap TPS, ujar dia, ditugaskan seorang saksi sehingga berjumlah 450 saksi untuk 450 TPS yang tersebar di 71 kelurahan/desa di 12 kecamatan.
Kemudian, saksi rekapitulasi suara di tingkat PPS sebanyak 71 orang, saksi PPK 24 orang dan saksi di KPU sebanyak 3 orang.
Ia mengatakan saksi yang ditugaskan di TPS diarahkan untuk melakukan perhitungan cepat perolehan suara.
Setiap saksi harus membawa formulir C1 atau formulir untuk hitung suara yang sudah berisikan perolehan suara setiap pasangan calon ke sekretariat BSPN.
"Data perolehan suara dalam formulir C1 yang diserahkan saksi TPS akan kita laporkan ke provinsi untuk proses hitung cepat perolehan suara," kata Mawardi didampingi Sekjen BSPN Zainuddin.
Tim pemenangan SAH termasuk BSPN, menurut dia, siap melaksanakan tugas mengawasi jalannya pemungutan dan perhitungan suara dari perbuatan curang dengan tujuan memenangkan pasangan calon tertentu.
"Kami siap lahir batin. Apapun hasilnya kami terima sepanjang pelaksanaan pemungutan dan perhitungan suara berjalan jujur dan demokratis," ucapnya.
Tim SAH, kata dia, mendorong suasana yang aman dan kondusif selama berlangsungnya pemungutan dan perhitungan suara dari tingkat KPPS di TPS, PPS, PPK hingga tingkat KPU setempat.
"Pilkada harus berlangsung sukses dan damai. Pemilih kami imbau menggunakan hak pilihnya sesuai hati nurani, sebagai bentuk partisipasi menyukseskan pesta demokrasi memilih pemimpin daerah untuk lima tahun ke depan. Salam dua jari," kata Sekjen BSPN Zainuddin.
Pilkada Kepri dilaksanakan serentak dengan Pilkada Kabupaten Karimun pada Rabu, 9 Desember 2015. Dua pasangan calon bertanding merebut kursi gubernur dan wakil gubernur, yaitu pasangan nomor urut 1 Muhammad Sani-Nurdin Basirun dan pasangan nomor urut 2 Soerya Respationo-Ansar Ahmad.
Sedangkan Pilkada Karimun diikuti tiga pasangan calon, yaitu pasangan nomor urut 1 Aunur Rafiq dan Anwar Hasyim, nomor urut 2 Agusriono dan Ahmad Darwis, dan pasangan jalur perseorangan dengan nomor urut 3 Raja Usman Azis-Zulkhainen. (Antara)
Editor: Santoso
Pewarta : Rusdianto
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
