Logo Header Antaranews Kepri

Batam Peroleh DAK Rp9 Miliar

Rabu, 9 Desember 2015 23:46 WIB
Image Print
Tahun 2016 Batam dapat DAK Rp9 miliar untuk wilayah perbatasan, karena kami masuk lokasi prioritas

Batam (Antara Kepri) - Pemerintah Kota Batam Kepulauan Riau memperoleh dana alokasi khusus sebesar Rp9 miliar dalam APBN 2016 yang digunakan khusus untuk membangun infrastruktur daerah perbatasan NKRI.

"Tahun 2016 Batam dapat DAK Rp9 miliar untuk wilayah perbatasan, karena kami masuk lokasi prioritas," kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam Zulhendri di Batam.

Dana itu lebih banyak digunakan untuk infrastruktur pendukung Tol Laut, di antaranya tiga pelabuhan dan biaya operasional kapal perintis.

Tiga pelabuhan yang akan dibangun menggunakan DAK yaitu di Pulau Teluk Bakau, Pulau Aweng dan Pelabuhan Punggur di Pulau Batam.

Pemerintah kota tengah menyelesaikan Detailed Engineering Design (DED) yang dibiayai oleh APBD Perubahan 2015 sebagai pendukung pembangunan pelabuhan.

"Kami kejar penyelesaian DED-nya agar bisa dimasukkan dalam DAK," kata dia.

Selain tiga pelabuhan, Pemkot Batam juga menggunakan DAK untuk operasional empat kapal perintis yang akan melayari pulau-pulau penyangga.

Empat kapal itu merupakan pengadaan anggaran 2015. Kini kapalnya sudah siap digunakan. Tinggal menunggu biaya operasional saja dari DAK 2016.

Empat kapal itu akan melayari dua rute utama, yaitu Pulau Jaloh-Pulau Selat Nenek-Pulau Temoyong- Pulau Selayar-Pulai Air-Pulau Buluh-Sagulung dan rute Pulau Jaloh-Pulau Pecung dan sekitarnya-Pylau Kasu-Pulau Sarang-Pulau Belakangpadang.

"Kapal itu berlayar reguler, hari Sabtu sampai Minggu," kata dia.

Operasional kapal itu nantinya akan disubsidi, namun tetap memungut bayaran penumpang.

"Enggak bisa gratis. Ketentuannya seperti itu," kata Zulhendri.

Sementara itu, Kepala Bagian Humas Pemkot Batam Ardiwinata menyatakan Pemerintah Pusat menetapkan tujuh lokasi prioritas di Batam dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2015-2020, karena lokasinya yang berbatasan dengan beberapa negara.

Tujuh kecamatan yang ditetapkan menjadi lokasi prioritas adalah Kecamatan Belakangpadang, Bulang, Sekupang, Batuampar, Nongsa, Bengkong dan Lubuk Baja.

Dengan menjadi lokasi prioritas, maka pemerintah memberikan tambahan anggaran untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, termasuk alat transportasi. (Antara)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026