
Polda Kepri Luncurkan "Engku Putri Batara Biru"

Program ini muncul dari keinginan Polri khususnya Polda Kepri beserta jajaran untuk menjawab tuntutan masyarakat tentang jaminan keamanan dalam menjalankan aktivitas kesehariannya. Tim dari Polwan akan berpatroli untuk memberikan keamanan bagi masyar
Batam (Antara Kepri) - Polda Kepri meluncurkan tim patroli terdiri dari polisi wanita yang disebut Engku Putri Batara Biru Polda Kepri untuk menjawab tuntutan masyarakat tentang jaminan keamanan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
"Ini program unggulan Polda Kepri yang kami beri nama Engku Putri Batara Biru. Program ini muncul dari keinginan Polri khususnya Polda Kepri beserta jajaran untuk menjawab tuntutan masyarakat tentang jaminan keamanan dalam menjalankan aktivitas kesehariannya. Tim dari Polwan akan berpatroli untuk memberikan keamanan bagi masyarakat," kata Kapolda Kepri Brigjen Pol Sam Budigusdian saat peluncuran tim tersebut di Dataran Engku Putri Batam Centre, Selasa.
Peluncuran tersebut bersamaan dengan apel Gelar Pasukan Operasi Simpatik Tahun 2016 yang melibatkan unsur pejabat utama Polda Kepri, Pimpinan Daerah, pejabat instansi sipil, TNI dan Polri, serta para undangan peserta apel.
"Program ini guna menghadirkan negara ditengah masyarakat. Karena dengan program ini diharapkan pergelaran kekuatan Polri di seluruh ruang aktivitas masyarakat Kepulauan Riau, guna menjamin Masyarakat dari ancaman kejahatan sekaligus menekan angka kriminalitas," kata dia.
Sasarannya adalah menekan kejahatan jalanan seperti curat, curas dan curanmor Sejalan dengan Renstra Polri tahap III yaitu "strive for excelence".
"Program ini tentunya diharapkan dapat meningkatkan realisasi dan pencapaian target yang sudah ditetapkan, di samping juga secara bersamaan dapat mendukung program pemerintah dan juga kebijakan Nawa Cita khususnya terkait menghadirkan negara di tengah-tengah masyarakat," kata Kapolda.
Dalam peluncuran program tersebut juga ditampilkan atraksi keahlian Polwan dalam mengendarai motor gede dan melakukan pengamanan pejabat VVIP dengan menggunakan mobil.
"Selain di Batam, tim ini juga ada di Tanjungpinang. Mengapa titik beratnya di Batam? karena populasi penduduk Kepri terbesar berada di Batam," kata dia.
Sementara itu konsep rencana Operasi Simpatik 2016 ini adalah optimalisasi penerapan kawasan tertib lalu lintas (KTL) guna menciptakan lokasi penggal jalan yang tertib marka, rambu, parkir, serta pengguna jalan dalam rangka menciptakan keamanan keselamatan ketertiban kelancaran berlalu lintas.
Polda Kepri menginginkan Pemangku lalu lintas dan angkutan jalan yang terkait dalam penyelenggaraan sistem lalu lintas jalan untuk melakukan tugas secara proporsional dan terintegrasi. Petugas penegak hukum secara konsisten untuk melaksanakan tugas penertiban dan penegakan hukum serta pengawasan guna menciptakan kawasan yang tertib berlalu lintas (KTL).
Masyarakat pengguna jalan wajib menaati tertib berlalu lintas di penggal jalan tertentu yang telah di tetapkan sebagai kawasan tertib lalu lintas (KTL). Intensifkan kegiatan pengaturan, penjagaan dan patroli bersama para pemangku lalu lintas angkutan jalan, sesuai dengan karakteristik situasi dan kondisi kawasan tertib lalu lintas (KTL).
Cara bertindak satgas operasi simpatik 2016 dengan melakukan kegiatan intelijen berupa penyelidikan, pengamanan dan penggalangan yang mengawali, menyertai dan mengakhiri operasi serta membuat perkiraan intelijen (kirpat dan kirsus). Satgas preemtif, melaksanakan penerangan, bimbingan, penyuluhan, dan sosialisasi serta pendidikan lalu lintas kepada seluruh komponen masyarakat.
Satgas preventif, melaksanakan kegiatan pengaturan penjagaan serta pengawasan terhadap pengguna jalan untuk mencegah dan memperkecil peluang terjadinya pelanggaran yang dapat menimbulkan kemacetan dan kecelakaan lalu lintas. Satgas penegakan hukum, melakukan pengawasan dan peneguran kepada anggota di lapangan yang melakukan pelanggaran serta melakukan peneguran terhadap para pelanggar pengguna jalan. Satgas bantuan operasi, memberikan pelayanan kesehatan, sarana dan prasarana guna mendukung kegiatan operasi. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta : Larno
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
