Logo Header Antaranews Kepri

Dinas PU Siapkan DED Penunjang Pelabuhan Roro

Jumat, 3 Juni 2016 16:59 WIB
Image Print
Kalau digesa pada APBD Perubahan, paling cepat bulan Agustus atau September baru bisa dilaksanakan. Dengan waktu yang hanya segitu, ditambah kendala musim penghujan, realisasinya akan terganggu

Lingga (Antara Kepri) - Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Lingga menyiapkan desain teknis terperinci atau Detail Engineering Design (DED) sejumlah fasilitas penunjang pelabuhan "Roll On Roll Off" (Roro) Penarik Daik Lingga.

Di antaranya, pengaspalan jalan sepanjang 700 meter dari pintu masuk pelabuhan ke jalan raya, dan pembangunan 4 buah jembatan permanen sepanjang lintasan jalan ibukota Daik Lingga menuju pelabuhan tersebut.

Indra Asmara Putra, Kepala Bidang Bina Marga DPU Lingga mengatakan, fasilitas penunjang pelabuhan Roro Penarik tersebut diprioritaskan pada anggaran pembangunan infrastruktur tahun 2017 mendatang.

Sebelumnya, pengaspalan jalan memang direncanakan pada 2016. Namun, karena terjadi efisiensi anggaran, terpaksa ditunda pada 2017 mendatang.

"Sepertinya tidak dapat digesa pada tahun ini. Kami akan prioritaskan tahun 2017 mendatang," kata dia di Daik Lingga, Kamis.

Saat ini, kondisi jalan yang menghubungkan antara jalan raya ke Pelabuhan Roro Penarik masih tanah merah. Jika musim hujan, kondisi jalan akan cukup sulit dilewati.

Bukan hanya itu, jarak 20 meter dari gerbang pelabuhan juga terdapat tanjakan terjal yang sangat menyulitkan angkutan bermuatan berat melawatinya.

Terkait kemungkinan Dinas PU Lingga menggesa pengerjaan pengaspalan jalan tersebut pada tahun ini, menurut Indra, sangat kecil kemungkinannya.

Pemerintah daerah bisa saja memperioritaskan pembangunannya pada APBD Perubahan di pertengahan tahun ini. Namun secara teknis, akan sangat menyulitkan pengerjaannya dengan kondisi waktu yang singkat tersebut.

"Kalau digesa pada APBD Perubahan, paling cepat bulan Agustus atau September baru bisa dilaksanakan. Dengan waktu yang hanya segitu, ditambah kendala musim penghujan, realisasinya akan terganggu," tutur Indra.

Sementara 4 unit jembatan kayu yang ada di sepanjang jalan Pelabuhan Roro Penarik menuju ibukota Daik Lingga, dia berharap, juga dapat diakomodir pemerimtah daerah pada tahun 2017 mendatang.

Dia menilai, kondisi jembatan kayu yang ada saat ini, sangat tidak memadai bagi kendaraan besar pengangkut bahan-bahan pasokan sembako maupun kebutuhan lainnya, dapat nyaman melintasi jalur tersebut.

"Jembatan itu juga sudah kita selesaikan DED-nya. Mudah-mudahan dapat diakomodir tahun 2017 ini," tutupnya. (Antara)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026