
Pemkab Karimun Kesulitan Kendalikan Harga Gula

Selama puasa tentu meningkat, namun kami sudah pastikan aman berdasarkan rapat kita dengan pihak distributor
Karimun (Antara Kepri) - Pemerintah Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau kesulitan mengendalikan harga gula pasir yang merangkak naik pada harga Rp16.000 per kilogram.
"Kalau beras masih dikendalikan dengan operasi pasar. Tapi gula pasir sulit karena tidak ada operasi pasar seperti beras," kata Bupati Karimun Aunur Rafiq di Tanjung Balai Karimun, Kamis.
Harga gula pasir mulai merangkak naik menjelang Bulan Suci Ramadhan dari Rp12.000 menjadi Rp16.000 per kilogram.
Menurut bupati, kenaikan tersebut merupakan hukum pasar, harga naik ketika permintaan meningkat.
Bulog, kata dia, juga tidak menyediakan pasokan gula pasir untuk operasi pasar seiring meningkatnya kebutuhan menjelang Lebaran.
Namun demikian, dalam rapat pengendalian harga kebutuhan pokok di kediamannya akhir pekan lalu, dia telah menginstruksikan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah untuk menggelar bazar murah.
Bazar murah, lanjut dia, diharapkan dapat membantu warga untuk memenuhi kebutuhan berpuasa hingga Lebaran.
Seperti bazar serupa tahun lalu, dia mengajak distributor memasok gula pasir dan kebutuhan pokok lain untuk dijual melalui bazar murah, dengan mematok harga lebih rendah dari harga pasar.
Meski harga gula dan beberapa kebutuhan pokok melonjak, Aunur Rafiq memastikan persediaan aman menjelang Lebaran.
Berdasarkan data Disperindagkop dan UKM, kebutuhan gula Karimun sekitar 299 ton per bulan, dengan asumsi satu jiwa mengonsumsi 1 kilogram gula dari total penduduk sekitar 230.000 jiwa.
"Selama puasa tentu meningkat, namun kami sudah pastikan aman berdasarkan rapat kita dengan pihak distributor," ucap Aunur Rafiq.
Seorang pedagang di Pasar Puan Maimun Tanjung Balai Karimun Uni mengatakan kenaikan harga gula pasir sudah hal biasa setiap datangnya Bulan Puasa.
"Sudah tidak heran lagi. Kenaikannya dari distributor, kami menyesuaikan dengan modal saja," kata dia.
Untuk kebutuhan pokok lain, seperti beras, minyak goreng curah juga mengalami kenaikan pada kisaran Rp1.000 hingga Rp3.000 per kilogram. (Antara)
Editor: Subagyo
Pewarta : Rusdianto
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
