Logo Header Antaranews Kepri

Danlantamal IV: WFQR Berjaya Tangkal Berbagai Kejahatan

Selasa, 2 Agustus 2016 15:10 WIB
Image Print
Tim ini sudah berhasil menggagalkan berbagai aksi kejahatan, mengamankan barang bukti dan menangkap pelakunya

Tanjungpinang (Antara Kepri) - Komandan Lantamal IV/Tanjungpinang Laksamana Pertama S Irawan menyatakan Tim Western Fleet Quick Response (WFQR) berjaya menangkal berbagai kejahatan di perairan, khususnya di Selat Malaka.

"Tim ini sudah berhasil menggagalkan berbagai aksi kejahatan, mengamankan barang bukti dan menangkap pelakunya," ujarnya di Tanjungpinang, Selasa.

Irawan mengemukakan perairan Kepri, khususnya Selat Malaka merupakan jalur pelayaran terpadat kedua di dunia, sehingga banyak mengundang aktivitas ilegal dan kejahatan.

"Tim WFQR bekerja keras membasmi kejahatan di perairan. Hasilnya dapat dilihat, dengan banyaknya kejahatan yang diungkapkan," ujarnya.

Selain memuji hasil kerja Tim WFQR, Danlantamal juga mengatakan personel yang ditempatkan di Lanal-Lanal di wilayah kerja Lantamal IV/Tanjungpinang, prajurit pilihan bukan prajurit buangan.

Untuk itu seluruh jajaran Lanal harus senantiasa melaksanakan tugas secara maksimal.

"Itu sebagai wujud syukur, termasuk menghindari terjadinya pelanggaran dan penyelewengan dalam menjalankan tugas sehari-hari," ucapnya.

Irawan mengemukakan prajurit TNI AL yang melakukan pelanggaran adalah prajurit yang tidak pernah bersyukur. Mereka dengan senang hati menari-nari di atas pengorbanan dan tetesan keringat rekan kerjanya sendiri.

Dia mengingatkan kepada seluruh prajurit bahwa fungsi TNI sebagai alat pertahanan negara. TNI menjadi penangkal setiap bentuk ancaman negara, penindak setiap bentuk ancaman dan pemulih terhadap kondisi keamanan negara.

"Sejalan dengan program pemerintah yang ingin menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia, maka hal tersebut menjadi kesempatan emas bagi prajurit TNI AL untuk memberikan sumbangsih pemikiran dan ide-ide cemerlangnya bagi kemajuan bangsa," tuturnya.

Dia mengingatkan seluruh pihak untuk tidak menghalang-halangi prajurit untuk berfikir kreatif dan inovatif.

"TNI AL harus meningkatkan kinerja, harus senantiasa bergerak pada waktu yang tepat," tegasnya. (Antara)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026