Logo Header Antaranews Kepri

Gubernur Kepri Minta PLN Terangi Pulau

Sabtu, 24 September 2016 18:49 WIB
Image Print
Listrik itu sangat penting dalam kehidupan masyarakat, dan pembangunan. Seluruh sektor kehidupan dapat berkembang dan maju, harus didukung dengan daya listrik yang memadai

Tanjungpinang (Antara Kepri) - Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun minta PLN tidak hanya memperhatikan listrik di Pulau Bintan (Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan) melainkan juga masyarakat yang tinggal di pulau-pulau yang sampai sekarang belum menikmati penerangan selama 24 jam.

"Pak Dirut PLN, sampai sekarang masih banyak pulau-pulau yang belum mendapat penerangan, seperti pulau-pulau di Kabupaten Karimun," ujar Nurdin saat memberi sambutan acara syukuran di Garda Induk Kijang, Kabupaten Bintan, Kepri, Jumat.

Nurdin yang kental menggunakan bahasa melayu itu mengemukakan listrik, kebutuhan pokok bagi masyarakat. Karena itu, dia berharap permasalahan listrik di seluruh Kepri dapat diatasi.

"Listrik itu sangat penting dalam kehidupan masyarakat, dan pembangunan. Seluruh sektor kehidupan dapat berkembang dan maju, harus didukung dengan daya listrik yang memadai," katanya.

Gubernur Nurdin menjelaskan proyek interkoneksi Batam-Bintan ditunggu cukup lama oleh masyarakat. Sejak 9 tahun yang lalu digaungkan proyek interkoneksi itu, baru sekarang terealisasi.

"Saya berharap ini jawaban mengatasi krisis listrik di Pulau Bintan," ujarnya.

Dalam sambutannya, dia juga berharap tidak terjadi unjuk rasa lagi terkait permasalahan listrik. Aksi unjuk rasa yang dilakukan masyarakat pada awal 2015 selama hampir sebulan sebagai bentuk reaksi ketidakpuasan.

"Tetapi percayalah, masyarakat Kepri itu baik. Aksi disampaikan dalam bentuk pantun," katanya sambil tersenyum.

Sistem interkoneksi Batam-Bintan ini diharapkan bisa memenuhi pasokan listrik dan melayani pelanggan Pulau Bintan yang telah mencapai 112.264 pelanggan, menambah pelanggan baru, meningkatkan rasio elektrifikasi di Pulau Bintan yang saat ini mencapai 84,84 persen.

Dirut PLN Sofyan Basir menyatakan daya listrik yang dialiri ke Bintan mencapai 180 MW.

Interkoneksi dapat pula menjadi katalisator pembangunan ekonomi dan industri di Pulau Bintan, serta mengurangi pemakaian bahan bakar minyak (BBM) hingga lebih dari Rp24 miliar per bulan.

"Pengoperasian saluran udara tegangan tinggi 150 kV dan garda induk di Pulau Bintan menandakan bahwa proyek interkoneksi melalui kabel laut dan jalur transmisi dari Batam menuju Bintan sudah dapat dinikmati masyarakat secara seutuhnya," ujarnya.

Pada acara tersebut, PLN turut memberikan bantuan kepada anak yatim di wilayah setempat sebesar Rp25 juta.(Antara)

Editor: Dedi



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026