Logo Header Antaranews Kepri

Gubernur: FBK 2016 Lestarikan Budaya Kepri

Sabtu, 29 Oktober 2016 19:02 WIB
Image Print
Panggung Penyair juga merupakan cara memperkenalkan budaya yang baik kepada generasi muda Kepri

Tanjungpinang (Antara Kepri) - Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun menyatakan, upaya pelestarian budaya tampak dalam sejumlah kegiatan Festival Bahari Kepri (FBK) 2016.

"Panggung Penyair, lomba membaca Gurindam 12, lomba masak 10 kampung dan pawai adat yang disajikan dalam FBK bagian terpenting dalam melestarikan budaya Kepri," kata Nurdin di Tanjungpinang.

Gubernur mengingatkan dan mengajak generasi muda untuk tidak melupakan sejarah dan budaya Kepri.

Budaya Kepri yang menarik juga memberi daya tarik tersendiri kepada wisatawan. Banyak wisatawan berkunjung di pulau-pulau yang menyimpan sejarah Kerajaan Riau-Lingga dan aset budaya daerah.

"Panggung Penyair juga merupakan cara memperkenalkan budaya yang baik kepada generasi muda Kepri," ujarnya.

Menurut dia, pembacaan puisi di Panggung Penyair juga memperkenalkan tokoh-tokoh dalam sejarah Melayu Kepri.

"Kegiatan ini upaya meningkatkan kebersamaan melalui seni," kata Nurdin.

Dia mengemukakan, pemerintah selalu mendukung kegiatan yang memberikan manfaat kepada masyarakat.

"Kedepan pemerintah akan mencari inovasi-inovasi acara yang lebih bermanfaat bagi masyarakat," katanya.

Rabu (26/10) malam saat pelaksanaan Panggung Penyair, Gubernur Nurdin juga unjuk kebolehan membaca puisi berjudul "Laut" karya Budayawan Rida K Liamsi.

Nurdin tampil berkolaborasi dengan sejumlah seniman dan tokoh masyarakat Kepri. Panggung menjadi riuh.

Hentakan dan tabuhan gendang yang kuat seakan mengguncang dan membuat panggung terombang-ambing gelombang seperti bait puisi yang dibacakan Gubernur Nurdin. (Antara)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026