
PLN Karimun Peroleh 17 Mesin Pembangkit Baru

Kami optimistis, layanan listrik kepada pelanggan menjadi lebih luas pada 2017, setelah 17 unit mesin baru tersebut difungsikan
Karimun (Antara Kepri) - PT PLN Rayon Tanjung Balai Karimun, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, memperoleh tambahan 17 mesin pembangkit listrik tenaga diesel baru untuk meningkatkan pelayanan kepada pelanggan di Pulau Karimun Besar.
"Mesin-mesin pembangkit baru akan kami terima dalam waktu dekat, masing-masing memiliki kapasitas daya 1 megawatt (MW)," kata Kepala PT PLN Rayon Tanjung Balai Karimun Fauzar Zain di Tanjung Balai Karimun, Kamis.
Fauzar Zain mengatakan, bantuan tersebut merupakan bagian dari Program Listrik 35.000 Megawatt yang diluncurkan Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu.
Dijelaskannya, ke-17 unit mesin pembangkit baru tersebut akan ditempatkan di Gardu PLTD Bukit Carok yang diproyeksikan untuk meningkatkan produksi listrik dengan skala prioritas untuk pelanggan rumah tangga dan masuk daftar tunggu.
Saat ini, kata dia, total daya yang dihasilkan dari seluruh mesin pembangkit di Gardu Bukit Carok sekitar 25 MW.
Dengan daya sebesar itu, lanjut dia, pihaknya memang tidak lagi memberlakukan pemadaman bergilir karena masih mampu memenuhi kebutuhan daya saat beban puncak yang berkisar 23,9 MW.
"Kecuali kalau ada mesin yang rusak atau mengalami gangguan, mau tak mau kita berlakukan pemadaman bergilir," ucap dia.
Jika 17 unit mesin pembangkit baru tersebut beroperasi, kata dia, maka PLN Rayon Tanjung Balai Karimun dapat dipastikan terbebas dari pemadaman bergilir, bahkan pihaknya akan memperluas pelayanan kepada pelanggan besar, seperti perusahan-perusahaan di kawasan perdagangan bebas.
"Sementara ini, baru PT KMS (Karimun Marine Shipyard) yang kita layani. Ke depan, dengan beroperasinya 17 mesin tersebut, maka kita perluas ke perusahaan-perusahaan lain," ucapnya.
Pasokan daya untuk pelanggan di Pulau Karimun Besar, menurut Fauzar, juga didukung dengan dua unit mesin pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) di Tanjungsebatak, Kecamatan Tebing.
Saat ini, kedua mesin PLTU berkapasitas 2x7 MW tersebut memang belum beroperasi karena satu unit sedang dalam tahap uji coba pascaperawatan rutin, sedangkan satu unit lainnya masih menjalani perawatan rutin atau overhaul.
"Kami optimistis, layanan listrik kepada pelanggan menjadi lebih luas pada 2017, setelah 17 unit mesin baru tersebut difungsikan," katanya.
Selain untuk wilayah Pulau Karimun Besar, lanjut dia, PLN Rayon Tanjung Balai Karimun juga mendapat tambahan satu uni mesin PLTD berkapasitas 500 KWh untuk kebutuhan listrik di Kecamatan Buru. (Antara)
Editor: A Jo Seng Bie
Pewarta : Rusdianto
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
