
Batam Revisi Target APBD 2017

APBD 2017 dikurangi lagi. Karena perkiraan kemarin ada perubahan Perda, sebagai penyesuaian untuk kenaikan ini semua. Tapi ternyata belum bisa
Batam (Antara Kepri) - Pemerintah Kota Batam, Kepulauan Riau merevisi target APBD 2017, dari Rp2,8 triliun menjadi Rp2,4 triliun, karena pesimistis Pendapatan Asli Daerah bisa mencapai yang ditetapkan sebelumnya.
"APBD 2017 dikurangi lagi. Karena perkiraan kemarin ada perubahan Perda, sebagai penyesuaian untuk kenaikan ini semua. Tapi ternyata belum bisa," kata Wali Kota Batam Muhammad Rudi di Batam.
Pemerintah sebelumnya menargetkan pertumbuhan PAD sebesar Rp500 miliar setiap tahun. Pada 2017, peningkatan PAD itu diharapkan berasal dari kenaikan penerimaan pajak dan retribusi, sesuai dengan Ranperda.
Harapannya kala itu, Ranperda yang menyangkut retribusi dan pajak bisa disahkan pada tahun ini, agar PAD digenjot pada 2017. Namun, hingga saat ini payung hukum belum disahkan, dan pemerintah belum bisa menaikkan PAD.
"Tapi sampai saat ini tidak selesai, jadi PAD tidak tercapai," kata dia.
Selain itu, pemerintah pusat juga merevisi transfer untuk daerah, sehingga pemerintah daerah harus menyesuaikan.
Pendapatan dari BPHTB juga jauh berkurang, setelah transaksi lahan dihentikan sementara, menyusul kisruh kenaikan sewa lahan atau Uang Wajib Tahunan Otorita.
"NJOP IPH tidak dikeluarkan, maka tidak ada ada transaksi BPHTB," ujarnya.
Meski menurunkan target, namun ia tetap berharap PAD bisa bertambah, seiring penyelesaian masalah UWTO oleh Dewan Kawasan Batam Darmin Nasution.
"Sehingga yang sudah diproses pada 2016 tapi berhenti, akan dilanjutkan pada 2017, ditambah yang baru," imbuhnya.
Ia mengatakan akibat penurunan target, maka pemerintah mengoreksi hampir seluruh belanja Satuan Kerja Perangkat Daerah.
Yang tetap akan dilaksanakan dan tidak diubah hanya rencana pembangunan infrastruktur sesuai dengan komitmen pemerintah.
"Semua kena koreksi, kecuali infrastruktur. Kegiatan seremonial coba kurangi, perjalanan dinas, studi banding Pemkot juga. Pengurangannya lumayan," ucap Wali Kota. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta : YJ Naim
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
