Logo Header Antaranews Kepri

ASDP Batam Percepat Jadwal Keberangkatan Kapal Roro

Senin, 12 Desember 2016 20:28 WIB
Image Print
Biasanya orang Batam banyak berlibur ke Tanjungpinang atau Bintan melalui Telagapunggur. Demikian juga sebaliknya banyak warga Bintan ke Batam, jadi agar tidak ada penumpukan maka jadwalnya dipercepat

Batam (Antara Kepri) - PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Cabang Batam akan mempercepat jadwal keberangkatan kapal roro (roll on roll off) rute Batam-Tanjunguban pada libur Hari Raya Natal 2016 dan tahun baru 2017 mengantisipasi lonjakan penumpang.

"Pada saat Natal dan Tahun Baru selalu ada lonjakan penumpang dari Telaga Punggur Batam menuju Tanjunguban ataupun sebaliknya. Jadi kapal yang biasanya berangkat sekitar 75 menit sekali akan dirapatkan menjadi 60 menit sekali," kata perwakilan manajemen PT ASDP Telagapunggur Tohirin di Batam, Senin.

Ia mengatakan, jarak antara Batam dan Tanjunguban yang bisa ditempuh denganpelayaran 60 menit membuat mobilitas warga dua wilayah tersebut saat libur sangat tinggi.

"Biasanya orang Batam banyak berlibur ke Tanjungpinang atau Bintan melalui Telagapunggur. Demikian juga sebaliknya banyak warga Bintan ke Batam, jadi agar tidak ada penumpukan maka jadwalnya dipercepat," kata dia.

Pelayaran menghubungan dua wilayah itu, kata dia, akan dilayani dengan empat kapal yaitu KM Swarna Begawan, KM Jembatan Kapuas, KM Beraw dan KM Kundur.

"Dengan empat kapal itu biasanya cukup untuk melayani seluruh penumpang yang akan menyeberang dengan menggunakan kendaraan pribadinya," kata Tohirin.

Untuk libur panjang hingga Senin ini, kata dia, meskipun terjadi lonjakan penumpang namun jumlahnya tidak terlalu signifikan sehingga mampu dilayani dengan jadwal keberangkatan normal.

"Libur panjang ini masih bisa teratasi dengan jadwal yang ada. Tidak terjadi lonjakan yang signifikan dari Batam ke Tanjunguban atau sebaliknya," kata dia.

PT ASDP juga melayani pelayaran Batam ke Karimun yang terhubung dengan pelayaran ke Provinsi Riau, Batam ke Dabo Lingga yang juga akan terhubung dengan Tanjung Jabung Timur di Provinsi Jambi.

Sedangkan rencana untuk membuka pelayaran ke Natuna dan Anambas hingga saat ini masih terkendala dengan infrastruktur pada daerah tujuan yang belum siap. (Antara)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026