
Golkar Pastikan Kadernya Kandidat Pilkada Tanjungpinang

Saya dapat pastikan tidak akan berkoalisi dengan partai yang tidak mengusung kader internal Partai Golkar, termasuk dengan PDIP
Tanjungpinang (Antara Kepri) - Partai Golkar berdasarkan hasil musyawarah daerah tingkat provinsi memastikan salah seorang kadernya menjadi calon wali kota atau wakil wali kota pada Pilkada Tanjungpinang 2018.
Ketua DPD Partai Golkar Tanjungpinang, Ade Angga, di Tanjungpinang, Senin, mengatakan Golkar hanya akan berkoalisi dengan partai yang memiliki kesamaan visi dan misi, dan bersedia mengusung salah seorang kader partai berlambangkan pohon beringin itu.
"Saya dapat pastikan tidak akan berkoalisi dengan partai yang tidak mengusung kader internal Partai Golkar, termasuk dengan PDIP," ujarnya, yang juga Wakil Ketua DPRD Tanjungpinang.
Dia menjelaskan Golkar terbuka berkoalisi dengan partai lain, termasuk dengan PDIP, yang memenangkan Pemilu Legislatif 2014 dan Pilkada Tanjungpinang tahun 2013.
Namun Golkar tidak akan berkoliasi dengan partai itu jika hanya mengusung kader internal dan figur yang bukan kader Golkar.
Sampai sekarang Golkar belum memutuskan siapa kader internal yang akan diusung. Namun arus bawah Partai Golkar Tanjungpinang menginginkan dirinya menjadi calon wali kota.
Keinginan itu diputuskan dapat rapat pleno diperluas yang pesertanya terdiri dari pengurus DPD Partai Golkar Tanjungpinang, pengurus kecamatan, serta organisasi sayap yang didirikan dan mendirikan. Hasil rapat yang diselenggarakan pada Senin pekan lalu sudah disampai ke pengurus provinsi.
Terkait hasil rapat itu, Ade Angga memberi apresiasi kepada seluruh pengurus Partai Golkar.
"Saya belum mengambil sikap atau keinginan itu, karena harus konsultasi kepada Ketua DPD Golkar Kepri Ansar Ahmad, keluarga dan sesepuh partai," ucapnya.
Ade Angga mengatakan Pilkada Tanjungpinang 2018 momentum besar bagi Partai Golkar untuk memenangkan pesta demokrasi. Karena itu, Golkar akan melakukan berbagai upaya untuk dekat dengan masyarakat.
"Ini kesempatan kami untuk menang," katanya.(Antara)
Editor: Dedi
Pewarta : Nikolas Panama
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
