
Jalasenastri Tanam Sayur-Mayur di Markas Lantamal IV

Kami mendorong seluruh anggota pengurus Jalasenastri dan masyarakat untuk memanfaatkan lahan tidur. Lahan dapat digunakan untuk menanam sayur-sayuran dan cabai
Tanjungpinang (Antara Kepri) - Pengurus Jalasenastri Armada Barat menanam sayur-mayur di beberapa petak lahan Markas Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) IV/Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Sabtu.
Ketua Koordinator Cabang IV Daerah Jalasenastri Armada Barat Nelly Irawan mengatakan, kegiatan itu sebagai wujud mendukung program ketahanan pangan nasional.
"Kami mendorong seluruh anggota pengurus Jalasenastri dan masyarakat untuk memanfaatkan lahan tidur. Lahan dapat digunakan untuk menanam sayur-sayuran dan cabai," katanya.
Beberapa petak lahan sebelum digunakan untuk menanam sayur-mayur telah diuji kandungan humus dan air oleh Dinas Pertanian. Berdasarkan hasil kajian itu, baru dipilih tanaman yang paling cocok untuk dikembangkan yakni cabai dan beberapa jenis sayuran.
Selain pengembangan pertanian, Nelly mengatakan pengurus Jalasenastri juga memiliki dua kolam perkembangbiakan ikan lele yang sudah beberapa kali dipanen.
"Hasilnya cukup menggembirakan sehingga hal ini memicu semangat ibu-ibu Jalasenastri untuk terus mengembangkannya," ujarnya.
Selain itu, kata dia anggota pengurus Jalasenastri saat ini juga telah mengembangkan budi daya tanaman obat baik yang ada di markas Lantamal IV maupun lahan-lahan tidur kini dapat dimanfaatkan untuk penanaman tanaman yang bermanfaat untuk keluarga.
"Sasaran dari program gerakan tanam bersama dalam rangka mendukung program pemerintah dan ketahanan pangan nasional diharapkan untuk meningkatkan pemberdayaan ibu-ibu Jalasenastri dan pada akhirnya dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan keluarga prajurit," ucapnya.
Saat ini, lanjutnya beberapa terobosan baik yang sedang dilaksanakan maupun akan digalakkan Jalasenastri yakni pemanfaatan lahan-lahan ada di kompleks perumahan TNI AL di antaranya dengan sistem penanaman yang menggunakan media polibek ataupun hidroponik sehingga para ibu-ibu dan keluarga prajurit tidak lagi harus membeli sayur dan bumbu-bumbu di pasar.
"Saya berharap ibu-ibu Jalasenastri Koordinator Cabang IV agar terus mengembangkan inovasi dan terobosan sehingga bukan hanya menjadi penonton tetapi menjadi pelaku di dalam meningkatkan gerakan tanam bersama dalam rangka mendukung program pemerintah dan ketahanan pangan nasional," katanya. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta : Niko Panama
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
