BPSL Padang Bangun Taman Kima di Mapur

id BPSL,Padang,Bangun,Taman,Kima,Mapur,penangkaran,kerang,bintan

Koleksi saat ini sekitar 50 individu kima dengan ukuran bervariasi yang dikelola oleh masyarakat setempat, yang terdiri dari tiga jenis yaitu Tridacna maxima, Tridacna squamosa dan Tridacna squamosa
Bintan (Antara Kepri) - Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL) Padang Satuan Kerja Tanjungpinang memfasilitasi pembuatan taman tempat penangkaran kerang kima oleh masyarakat di perairan Pulau Mapur, Kabupaten Bintan, Kepri.

"Pengerjaan taman kima dilakukan sejak November 2016 di dua lokasi Kabupaten Bintan. Pertama di Teluk Bakau yang diprakarsai oleh kelompok masyarakat Bintan Nemo, dan kedua di Pulau Mapur oleh Lembaga Pengelola Sumberdaya Terumbu Karang Desa Mapur, " kata Koordinator BPSPL Satker Padang di Tanjungpinang Ince Muhammad Rizqan, Senin.

Ince mengatakan kima (Tridacna) awalnya diburu warga untuk dikonsumsi dan dijual dengan harga murah di Pulau Bintan.

Menurut dia, di dalam Peraturan Pemerintah Nomor 7 tahun 1999, kima merupakan salah satu spesies laut yang dilindungi secara penuh, selain itu kima juga merupakan target spesies prioritas konservasi dari Kementerian Kelautan dan Perikanan.

"Di tengah kondisi ini kami berinisiatif untuk melakukan penangkaran melalui pembuatan taman kima dengan tujuan untuk melindunginya dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui potensi pariwisata taman kima," tutur Ince.

Ia mengatakan, bahwa saat ini kima yang ditangkarkan melalui taman laut tersebut berada persis di Pulau Mapur dengan luas wilayah taman sekitar 50 meter persegi.

"Koleksi saat ini sekitar 50 individu kima dengan ukuran bervariasi yang dikelola oleh masyarakat setempat, yang terdiri dari tiga jenis yaitu Tridacna maxima, Tridacna squamosa dan Tridacna squamosa," ujarnya.

Melalui taman kima, BPSPL berharap lokasi ini dapat menjadi salah satu destinasi pariwisata baru di Kepri, khususnya di Pulau Mapur Kabupaten Bintan. (Antara)

Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar