Logo Header Antaranews Kepri

BKKBN Kepri Gandeng LAM-LPM Sukseskan Program Kependudukan

Jumat, 31 Maret 2017 18:39 WIB
Image Print
Kami ingin melibatkan semua pihak dalam menyukseskan program ini. Makanya kali ini kami menggandeng LAM dan LPM yang memiliki struktur hingga tingkat desa

Batam (Antara Kepri) - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Provinsi Kepulauan Riau menggandeng Lembaga Adat Melayu dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat setempat dalam menyukseskan Program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Keluarga.

"Kami ingin melibatkan semua pihak dalam menyukseskan program ini. Makanya kali ini kami menggandeng LAM dan LPM yang memiliki struktur hingga tingkat desa," kata Kepala BKKBN Kepri Uliantina Meity usai membuka rapat kerja teknis kemitraan program KKB-PK Provinsi Kepri di sebuah hotel di Batam, Kamis.

Ia mengatakan secara geografis Kepri terdiri dari lebih dari 2.000 pulau sehingga BKKBN tidak bisa melakukan tugas sendiri tanpa menggandeng seluruh pihak yang bisa menjangkau hingga ke kawasan terpencil dan perbatasan.

"Laju pertumbuhan di Kepri berdasarkan SDKI mencapai 4,3 persen. Rata-rata ibu melahirkan berdasarkan SDKI 2,3 kali. Sementara petugas lapangan kami hanya 23 orang, jadi kami membutuhkan partner untuk menjangkau seluruh wilayah," kata dia.

Menurut Meity, dengan kerja sama yang dijalin dengan berbagai pihak maka program yang bertujuan mensejahterakan masyarakat tersebut bisa semakin optimal.

Ketua LAM Kepri Abdul Razak mengatakan sangat mendukung program pemerintah dalam menyejahterakan masyarakat.

Menurutnya agar program tersebut tepat sasaran perlu pendekatan dan cara-cara yang sesuai dengan adat istiadat masyarakat melayu.

"Ini tidak bisa dengan pemaksaan. Harus ada pendekatan agar bisa tepat sasaran," kata dia.

Ketua LPM Kepri Syafroddin Saadoen mengatakan lembaganya selama ini sangat fokus dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan ekonomi.

"Kami juga ingin menjalin kerja sama termasuk dengn BKKBN bagaimana membangkitkan semangat masyarakat untuk sekolah dan mengurangi pengangguran," kata dia.

LPM sebagai motor penggerak kegiatan masyarakat, tentu juga memiliki peran yang sama dengan BKKBN dalam hal peningkatan kesejahteraan bersama.

Kasiter Korem 033/Wira Pratama Kolonel Inf Luhut mengatakan selama ini TNI dan BKKBN sudah bekerjasama dalam program KB termasuk sosialisasi hingga daerah terpencil dengan peran serta Babinsa.

"Melaksanakan program pemerintah adalah salah satu peran TNI di luar perang. Jadi kami siap menjalankan tugas," kata dia.

Pengendalian penduduk, kata dia, juga menjadi salah satu hal penting agar tidak terjadi ledakan penduduk yang tidak berkualitas dan akhirnya mengancam keutuhan bangsa Indonesia. (Antara)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026