Logo Header Antaranews Kepri

Batam Targetkan Cetak KTP Elektronik Selesai Agustus

Rabu, 31 Mei 2017 18:44 WIB
Image Print
Kalau cetak 50 saja, rusak. Jadi bapak ibu harap bersabar

Batam (Antara Kepri) - Pemerintah Kota Batam, Kepulauan Riau, menargetkan proses cetak kartu tanda penduduk elektronik selesai pada Agustus 2017 setelah seluruh blanko diterima pemerintah kota.

"Saya ingin tiga bulan ini utang KTP kami lunas. Kami akan lembur siang malam," kata Wali Kota Rudi dalam siaran pers yang diterima di Batam, Rabu.

Ia mengatakan hingga saat ini Pemkot telah menerima 40.000 blanko KTP elektronik dari pemerintah pusat yang diberikan dua kali. Tahap pertama sebanyak 10.000 blanko, kemudian menyusul 30.000 blanko lagi pada tahap dua.

Rudi menyampaikan seluruh blanko yang diterima Pemkot telah didistribusikan ke seluruh kecamatan, untuk dicetak dan dibagikan ke warga.

Namun, menurut dia, kini proses pencetakan terkendala keterbatasan kemampuan mesin yang terbatas.

Wali Kota menyatakan mesin di tiap kecamatan hanya mampu cetak maksimal 40 KTP setiap hari.

"Kalau cetak 50 saja, rusak. Jadi bapak ibu harap bersabar," kata Wali Kota.

Terpisah, Camat Bengkong, Yudi Admaji mengatakan hingga akhir Mei sudah menerima hampir 2.500 blanko KTP Elektronik. Pada tahap pertama Bengkong menerima 983 blanko, kemudian 500 blanko dan baru-baru ini menerima 1.000 blanko tambahan.

"Untuk yang 983 dan 500 sudah cetak semua. Sedangkan yang 1.000 baru sebagian," kata Yudi.

KTP Elektronik yang sudah selesai dicetak langsung didistribusikan ke masyarakat.

Pihak kecamatan mengumumkan nama-nama warga yang KTP Elektroniknya sudah selesai di kantor-kantor kelurahan, dan menghubunginya melalui telepon dan pesan singkat langsung ke pemilik KTP-el.

Sementara itu, ia memperkirakan Kecamatan Bengkong masih membutuhkan sekitar 5.000 blanko KTP Elektronik lagi, untuk memenuhi pencetakan kartu identitas 7.500 warga yang sudah ada dalam daftar tunggu.

"Sebanyak 7.500 warga sudah masuk daftar tunggu pencetakan KTP elektronik pada periode September 2016 hingga Mei 2017 sebanyak 7.500 orang. Artinya masih dibutuhkan sekitar 5.000 blanko lagi," kata Yudi.(Antara)


Editor: Niko



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026