Logo Header Antaranews Kepri

Komisi I Nilai Pemerintahan Kepri Belum Stabil

Senin, 3 Juli 2017 15:47 WIB
Image Print
Gubernur suka ke pulau-pulau, Sekda Kepri Arif Fadillah juga begitu. Ini yang menimbulkan persepsi negatif

Tanjungpinang (Antara Kepri) - Komisi I DPRD Kepulauan Riau menilai penyelenggaraan pemerintahan di provinsi itu belum berjalan stabil, karena belum ada wakil gubernur.

"Gubernur suka ke pulau-pulau, Sekda Kepri Arif Fadillah juga begitu. Ini yang menimbulkan persepsi negatif," kata Ketua Komisi I DPRD Kepri Sukhri Fahrial, di Tanjungpinang, Kepri, Senin.

Ia tidak menafikan, roda pemerintahan tetap berjalan meski tanpa wakil gubernur. Namun, tidak berlangsung normal.

Jalannya pemerintahan juga menuai terlalu banyak kritik yang disampaikan dari internal pemerintah serta berbagai elemen masyarakat.

Menurut dia, kepala daerah seharusnya mendengar aspirasi masyarakat, terutama yang berhubungan dengan pelayanan publik dan permasalahan perekonomian.

Pemerintah harus mencari solusi berbagai masalah yang dihadapi masyarakat, bukan hanya melakukan kegiatan pencitraan.

Citra kepala daerah dan pemerintah justru semakin baik bila masalah yang berhubungan dengan kepentingan publik ditangani dan diselesaikan secara serius serta maksimal.

Menurut dia, mengurus pemerintahan tidak mudah. Seluruh kegiatan harus dilaksanakan sesuai dengan rencana dan target. Pelayanan kepada masyarakat juga harus berjalan optimal sehingga dipercaya publik.

Untuk memudahkan kerja gubernur, kata dia, dibutuhkan kehadiran wakil gubernur yang berpengalaman di pemerintahan. Keberadaan wakil kepala daerah diharap mampu memperkuat pemerintahan, bukan sebaliknya.

"Kalau sudah ada wakil gubernur, pasti dapat mengurangi beban gubernur dalam melaksanakan tugas. Tugas gubernur itu sangat banyak sehingga harus dibantu oleh wakil gubernur," ucapnya.

Anggota Panitia Khusus Pemilihan Calon Wakil Gubernur Kepri, Onward Siahaan, mengatakan saat ini panitia khusus sudah menyepakati sejumlah tata tertib yang penting dalam proses pemilihan orang nomor dua di pemerintahan.

Satu di antaranya yakni panitia khusus dapat menerima rekomendasi Gubernur Nurdin Basirun terkait dua nama calon wakil gubernur yang diusulkan kepada DPRD Kepri. Namun harus dibuktikan melalui berita acara rapat yang disepakati seluruh pengurus partai pengusung tingkat provinsi.

Nama yang direkomendasi Gubernur Nurdin yakni Isdianto, pejabat eselon II Pemprov Kepri, dan Agus Wibowo, Wakil Ketua DPRD Kepri dari Fraksi Demokrat.

Rekomendasi gubernur itu sesuai dengan keinginan Partai Demokrat, partai pengusung HM Sani (almarhum)-Nurdin Barisun pada Pilkada Kepri 2015. (Antara)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026