Logo Header Antaranews Kepri

Harga Kebutuhan Pokok di Karimun Turun

Rabu, 5 Juli 2017 20:50 WIB
Image Print
"Alhamdulillah Bang, hampir seluruh kebutuhan sudah turun seperti beras, tak semahal tahun kemarin. Bagus Jokowi," kata Nanang, pedagang Pasar Puan Maimun Tanjung Balai Karimun.

Karimun (Antara Kepri) - Harga sejumlah kebutuhan pokok di pasar tradisional Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau mulai turun usai libur panjang Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriah.

"Alhamdulillah Bang, hampir seluruh kebutuhan sudah turun seperti beras, tak semahal tahun kemarin. Bagus Jokowi," kata Nanang, pedagang Pasar Puan Maimun Tanjung Balai Karimun, Kabupaten Karimun, Rabu.

Kebutuhan pokok yang mengalami penurunan harga antara lain beras merek Ketupat yang sebelumnya dibandrol Rp14.000 sampai Rp15.000 per kilogram, kini menjadi Rp13.200 per kilogram. Merek Beras Arum kini dihargai Rp13.500 per kilogram, padahal sebelumnya seharga Rp.14.500 per kilogram.

Harga beras kemasan 25 kg juga turun dari harga Rp275.000 per karung kini menjadi Rp270.000 per karung.

Penurunan harga kebutuhan pokok juga terjadi di pasar tradisional Bukit Tembak Meral.

Harga kebutuhan pokok dan bumbu dapur di pasar itu turun, seperti gula pasir dari Rp13.500 per kilogram kini dibandrol Rp.12.500 per kilogram.

"Kalau telur cuma naik seribu bang, dari Rp35.000 per papan menjadi Rp36.000 per papan," kata Jali pedagang Pasar Bukit Tembak Kecamatan Meral.

Harga komoditas yang lain juga turut mengalami penurunan, seperti daging sapi kemasan yang sebelumnya Rp88.000 per kotak kini dibandrol Rp80.000 per kotak.

Daging ayam kemasan dari Rp38.000 per kotak kini dihargai Rp32.000 per kotak.

"Kalau untuk ayam bulat Rp33 ribu dan ayam yang sudah dibersihkan Rp38 ribu," kata Sapri.

Warga Karimun, Dani berharap harga kebutuhan pokok bisa stabil usai Lebaran.

"Waktu mau Lebaran harga naik terus, kami harap setelah Lebaran ini harga bisa turun lagi," kata dia. (Antara)

Editor: Yunita



Pewarta :
Editor: Kepulauan Riau
COPYRIGHT © ANTARA 2026