Logo Header Antaranews Kepri

Pemkot Targetkan Batam Bebas Banjir Akhir 2017

Senin, 17 Juli 2017 22:03 WIB
Image Print
Kami terus bekerja keras mengerahkan semua alat berat untuk mencapai target tersebut

Batam (Antara Kepri) - Pemerintah Kota Batam, Kepulauan Riau, menargetkan kota itu bebas banjir di akhir 2017, kata Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Batam Yumasnur.

"Kami terus bekerja keras mengerahkan semua alat berat untuk mencapai target tersebut," katanya di Batam, Senin.

Saat ini, katanya lagi, pemerintah mengerjakan pembenahan drainase di sejumlah wilayah, antara lain, di Sekupang, Nongsa, Sei Beduk dan Batam Kota.

Pemerintah memperlebar saluran air menuju laut di kawasan permukiman dan pariwisata, Marina Kecamatan Sekupang.

Yumasnur mengatakan bahwa pelebaran gorong-gorong di sekitar Perumahan Rici agar aliran air menuju laut menjadi lancar.

Menurut dia, pelebaran saluran air itu akan mengatasi masalah banjir di daerah sekitarnya.

Pelebaran gorong-gorong Perumahan Rici dilanjutkan dengan normalisasi drainase di sekitarnya yang saat ini tersumbat.

"Dari Perumahan Laguna sampai ke kolam, ada kolam di situ, digali pakai ekskavator amfibi untuk bersihkan eceng gondok, sampah, sedimen," katanya.

Pemerintah juga akan menggali parit baru di sekitar Hotel Holiday Inn agar aliran air dari Marina ke laut jadi lancar.

Dinas Bina Marga dan SDA mengerahkan ekskavator amfibi, ekskavator medium, dan ekskavator jenis long-arm untuk pekerjaan itu.

"Pada tahun depan, dibangun juga jembatan ke sana. Memotong jalan utama Marina City menuju laut," kata Yumasnur.

Selain di Kawasan Marina, pemerintah juga melakukan normalisasi parit di Simpang Tobing, Mangsang, dan Telagapunggur, mulai dari Kantor Camat Nongsa hingga ke laut.

Daerah-daerah itu dianggap sebagai langganan banjir sehingga pemerintah bertindak untuk mengatasinya. Sementara itu, di sekitar daerah wisata Ocarina, pemerintah akan menggali saluran air baru.

"Alat sudah di-'drop' ke sana. Akan kami gali. Sekarang sedang berunding dengan pemilik lahan supaya berkenan beri lahannya untuk kami buka drainase," katanya. (Antara)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026