Logo Header Antaranews Kepri

BP Batam Gandeng UMKM

Rabu, 17 Januari 2018 15:17 WIB
Image Print
Para pelaku UMKM Kota Batam perfoto bersama saat melakukan kunjungan ke kantor BP Batam. (Antaranews Kepri/Messa Haris)
"Kita membantu pemasaran produk UMKM berupa pembuatan brosur dan market place di website BP Batam dan mereka berharap untuk diajak berpartisipasi apabila BP Batam mengadakan event-event," katanya.

Batam (Antaranews Kepri) - Badan Pengusahaan (BP) Batam mengundang komunitas Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dengan tujuan memperkenalkan objek wisata Fisherism Tanjung Riau Kecamatan Sekupang Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau.

Kepala Sub Direktorat (Kasubdit) Pemanfaatan Sarana BP Batam Irfan Widyasa, di Batam, Rabu, mengatakan kegiatan tersebut diikuti 73 UMKM dari kuliner, kerajinan tangan dan tas. Pada kesempatan itu para pelaku UMKM katanya memperlihatkan proses pembuatan produk-produknya sebagai bagian dari atraksi wisata.

Antara lain aktivitas pembuatan tempe, cookies hias, pembuatan aneka kue, selai dari buah naga, es krim, empek-empek, mainan anak-anak edukatif, dan kerajinan tas.

"Mereka tidak hanya hadir dan membawa pula contoh sampel produknya masing-masing," katanya.

Irfan mengatakan dalam pertemuan tersebut pelaku UMKM berharap agar mereka bisa memasarkan produknya di Agro Souvenir Fisherism dan lokasi tersebut dapat diadakan event bazar bulanan. Ia mengatakan di objek wisata fishersm nanti juga ada perlombaan seni dan budaya.

"Kita membantu pemasaran produk UMKM berupa pembuatan brosur dan market place di website BP Batam dan mereka berharap untuk diajak berpartisipasi apabila BP Batam mengadakan event-event," katanya.

Deputi IV Bidang Pengusahaan Sarana Lainnya BP Batam Eko Budi Soepriyanto mengatakan pihaknya berencana meningkatkan lama tinggal para wisatawan dengan menambah objek wisata baru, seperti Agro Marina dan Fisherism Tanjung Riau.

Dengan begitu lanjut Eko pihaknya bisa mengoptimalkan asset-asset BP Batam sekaligus memberi peluang pemberdayaan UMKM. "Salah satu ukuran kemajuan wisata suatu daerah yaitu jumlah kunjungan wisatawan dan lama tinggal wisatawan," katanya.

Dari data yang diperoleh pihaknya kunjungan wisatawan asing Batam masuk dalam rangking tiga nasional setelah Bali dan Jakarta, dengan wisatawan mancanegara sekitar 1,32 juta per tahun.

Namun untuk lama tinggal rata-rata masih di kisaran satu sampai enam hari, karena minimnya jumlah obyek wisata di Batam.(Antara)

Editor: Evy R. Syamsir



Pewarta :
Editor: Kepulauan Riau
COPYRIGHT © ANTARA 2026