Logo Header Antaranews Kepri

Agenda DPRD Karimun Bulan Februari

Senin, 26 Februari 2018 14:53 WIB
Image Print
Anggota Komisi I (Sulfanow Putra, Rohani, dan Anwar Abubakar) Memeriksa daftar TKA di PT GRM. (Istimewa)
"Kita minta PT GRM melaporkan seluruh dokumen berkaitan dengan TKA yang dipekerjakan. selain dokumen TKA tersebut, kita juga minta seluruh dokumen perizinan yang dimiliki perusahaan. Apabila pihak perusahaan tidak bisa menunjukkan dokumen TKA serta s

Karimun (Antaranews Kepri)-Inspeksi mendadak (sidak) ke PT Grace Rich Marine (GRM) menjadi agenda utama kegiatan DPRD Karimun di bulan Februari

2018. Laporan masyarakat terkait adanya tenaga kerja asing yang berkerja di PT Grace Rich Marine langsung ditindaklanjuti oleh Komisi I DPRD Karimun.

Hasil sidak Komisi I yang dipimpin Anwar Abubakar, menemukan adanya TKA yang tidak bisa berbahasa Indonesia. Mirisnya, TKA yang berkerja di PT GRM tersebut merupakan TKA nonskill.

"Mengapa harus merekrut TKA kalau hanya untuk Buruh kasar. Tenaga kerja lokalpun mampu. Lebih parahnya, TKA yang direkrut tidak bisa berbahasa Indonesia," tegas Anwar Abubakar.

Temuan tersebut ditindaklanjuti Komisi I dengan meminta seluruh dokumen perusahaan. Karena tidak menutup kemungkinan, perusahaan GRM belum mengantongi seluruh perizinan yang diperlukan.

"Kita minta PT GRM melaporkan seluruh dokumen berkaitan dengan TKA yang dipekerjakan. selain dokumen TKA tersebut, kita juga minta seluruh dokumen perizinan yang dimiliki perusahaan. Apabila pihak perusahaan tidak bisa menunjukkan dokumen TKA serta seluruh perizinan perusahaan, Komisi I meminta seluruh aktivitas perusahaan dihentikan," tegasnya.

Agenda lainnya yakni sidak ke Puskesmas Belat. Banyaknya sarana dan prasarana penunjang yang belum dimiliki Puskesmas Belat, turut menjadi perhatian Komisi I DPRD Karimun.

"Sebagai pelayanan publik, memang sudah seharusnya sarana dan prasarana di Puskesmas Belat ditingkatkan. Ini demi meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat," tutur Anwar Abubakar.

Selain itu, anggota DPRD juga menggodok kembali perencanaan Rancangan Peraturan Daerah tentang Parkir. Sulfanow Putra ditunjuk untuk memimpin Panitia Khusus Ranperda tentang Parkir tersebut. Kehadiran Ustadz Abdul Somad, dan pembukaan MTQ Kecamatan turut mewarnai perjalanan anggota DPRD Karimun dalam memenuhi undangan.



Pewarta :
Editor: Kepulauan Riau
COPYRIGHT © ANTARA 2026