Logo Header Antaranews Kepri

Pembangunan pusat layanan UKM Batam tunggu DIPA

Selasa, 6 Maret 2018 14:04 WIB
Image Print
Ilustrasi UMKM (Antaranews)
Pemerintah pusat sudah menganggarkan Rp2,6 miliar untuk pembangunan PLUT di Batam.

Batam (Antaranews Kepri) - Pembangunan Pusat Layanan Usaha Terpadu Usaha Mikro, Kecil, Menengah di Kota Batam, Kepulauan Riau, menunggu Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dari pemerintah pusat.

"Tunggu DIPA-nya dari Kementerian. DIPA-nya belum keluar. Tapi Kementerian sudah setuju, tinggal menunggu DIPA," kata Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Suleman Nababan di Batam, Senin.

DIPA, dibutuhkan sebagai pemandu rincian penganggaran pembangunan Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) UMKM, seperti anggaran untuk bangunan dan perlengkapan yang dibutuhkan.

Meski begitu, namun ia meyakinkan, pembangunan akan segera direalisasikan dan diselesaikan tahun ini juga.

Pemerintah pusat sudah menganggarkan Rp2,6 miliar untuk pembangunan PLUT di Batam. Nababan menyatakan Pemkot sudah menyiapkan rancangan detilnya.

Nababan mengatakan PLUT akan dibangun di atas lahan seluas 5.000 meter persegi di Kecamatan Bengkong, yang dihibahkan pengusaha.

"PLUT ini akan dimanfaatkan untuk galeri promosi produk hasil KUMKM Batam. Karena selama ini pemasaran merupakan salah satu masalah yang sering dihadapi usaha mikro kecil," kata dia.

Selain ruang pamer, PLUT juga dilengkapi tenaga pendamping yang ahli di bidangnya untuk pemasaran daring.

"Sekaligus tempat pelatihan peningkatan sumber daya manusia KUMKM. Kemudian fasilitasi dana bergulir di situ juga. Ada perbankan juga. Jadi satu pintu," kata dia. (Antara)

Editor : Pradanna Putra



Pewarta :
Editor: Kepulauan Riau
COPYRIGHT © ANTARA 2026