Antara-UMRAH gelar debat Pilkada Tanjungpinang

id Antara Kepri,UMRAH Tanjungpinang,debat pilkada tanjungpinang

Kepala Biro LKBN Antara Provinsi Kepri Evy R Syamsir (Antaranews Kepri)

Debat pilkada di arena yang idealis dan independen ini pasti menarik. Di arena ini mahasiswa beradu argumen, menyampaikan pendapat mereka.
Tanjungpinang (Antaranews Kepri) - Lembaga Kantor Berita Nasional Antara dan Laboraturium Hukum Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Maritim Raja Ali Haji Tanjungpinang akan menyelenggarakan debat terkait permasalahan pilkada, yang pesertanya terdiri dari mahasiswa utusan kampus.

Kepala Biro LKBN Antara Biro Provinsi Kepulauan Riau, Evy Ratnawati, yang dihubungi dari Tanjungpinang, Selasa, mengatakan, debat antarmahasiswa terkait Pilkada Tanjungpinang 2018 sebagai sarana untuk meningkatkan pengetahuan para mahasiswa sekaligus mendorong mereka menggunakan hak suara pada 27 Juni 2018.

"Debat pilkada di arena yang idealis dan independen ini pasti menarik. Di arena ini mahasiswa beradu argumen, menyampaikan pendapat mereka. Namun yang tidak kalah pentingnya dari kegiatan itu, mahasiswa yang mayoritas pemilih pemula tidak golput pada hari pemungutan suara," ujarnya.

Sebagai perusahaan pers milik negara, Evy menjelaskan Antara memiliki kewajiban untuk meningkatkan partisipasi pemilih pada pesta demokrasi yang diharapkan mampu melahirkan pemimpin yang diinginkan mayoritas masyarakat Tanjungpinang. Karena itu, Antara bersinergi dengan pihak kampus untuk bersama-sama mendorong mahasiswa menggunakan hak suara.

"Begitu pentingnya satu suara dalam pilkada sehingga mahasiswa tidak memiliki alasan lagi untuk meninggalkan momentum lima tahunan ini," ucapnya.

Kepala Laboraturium Hukum FISIP UMRAH Tanjungpinang, Pery Rehendra Sucipta mengatakan debat pilkada ini akan dilaksanakan pada Kamis (22/3) di halaman Kampus UMRAH di Pulau Dompak Tanjungpinang.

Ia optimistis debat ini berlangsung menarik karena pesertanya terdiri dari tim utusan kampus, sementara jurinya terdiri dari kalangan akademisi yang berkompeten, Komisioner KPU Tanjungpinang dan Komisioner Bawaslu Tanjungpinang.

"Debat ini menarik karena pesertanya mahasiswa utusan dari sejumlah kampus di Tanjungpinang. Yang menyaksikan debat ini juga mahasiswa dan perwakilan OSIS SMA sederajat di Tanjungpinang," katanya.

Dalam kegiatan ini, kata dia panitia akan memberi waktu kepada penyelenggara pemilu untuk menyosialisasikan pilkada, termasuk simulasi bagaimana menggunakan hal suara di TPS.

Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar