BTN buka money change di Batam

id BTN buka money change di Batam

Bank BTN

Tinggginya jumlah wisawatan mancanegara terutama dari Singapura dan Malaysia yang mengunjungi Kota Batam menjadi salah satu faktor BTN berkeinginan membuka loket penukaran mata uang asing.
Batam (Antaranews Kepri) - Bank Tabungan Negara (BTN) cabang Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau berencana membuka dua outlet penukaran mata uang asing atau money change untuk memudahkan masyarakat dan wisawatan mancanegara. 

"Rencana awalnya kita akan membuka di pelabuhan dan bandara," kata Kepala Cabang BTN Kota Batam, Ali Irfan, di Batam, Rabu. 

Ali mengatakan keinginan pihaknya membuka outlet penukaran mata uang asing dikarenakan mobilitas masyarakat Indonesia khususnya yang menetap di Kota Batam untuk berkunjung ke luar negeri cukup tinggi.

Selain itu lanjut Ali, tinggginya jumlah wisawatan mancanegara terutama dari Singapura dan Malaysia yang mengunjungi Kota Batam menjadi salah satu faktor BTN berkeinginan membuka loket penukaran mata uang asing.

"Kita sudah melakukan fisibility study (FS) dan sampai dengan kemarin di Bandara dan pelabuhan sudah penuh (loket penukaran uang asing)," ujar Ali. 

Karena itu lanjut Ali pihaknya akan mencari lokasi lain yang banyak dikunjungi wisatawan asing. 

"Opsi lain kita akan buka di kawasan Nagoya dan secepatnya akan kita buka," ujar Ali. Ali menjelaskan BTN saat ini memiliki aset terbesar kelima di Indonesia.

Badan Pusat Statistik mencatat wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Kepulauan Riau mencapai 234.156 orang pada Maret 2018. 

Jumlah tersebut naik 13,69 persen dibanding Februari. BPS Kepri merilis wisman masuk melalui empat wilayah . 

Yakni Kota Tanjungpinang 23,89 persen, Kabupaten Bintan 17,65 persen, Kota Batam 12,54 persen, dan Kabupaten Karimun 6,45 persen.

Jika diakumulasikan jumlah wisman ke Kepri mulai Januari hingga Maret 2018 mencapai 597.106 kunjungan, atau naik 22,19 persen dibanding jumlah kunjungan pada periode yang sama tahun sebelumnya.(Antara)
Pewarta :
Editor: Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar