
Bupati berharap listrik Durai tersambung 24 jam

Kami tentu berharap kepada PLN Area Tanjungpinang untuk merekomendasikan listrik 24 jam di Durai dan Buru
Karimun (Antaranews Kepri) - Bupati Karimun, Kepulauan Riau, Aunur Rafiq berharap listrik di Kecamatan Durai dan Buru tersambung terus, selama 24 jam dalam sehari.
"Untuk Durai dan Buru sudah kami usulkan kepada PLN Wilayah Riau-Kepri agar listriknya menyala 24 jam," kata Aunur Rafiq di sela peresmian penyambungan listrik oleh PLN Sub Rayon Alai di Kecamatan Ungar, Karimun, Kamis.
Baca juga: Lustrik Pulau Alai kini menyala 24 jam
Aunur Rafiq mengatakan, masyarakat di Kecamatan Durai dan Buru sudah lama memimpikan listrik menyala siang dan malam.
Menurut dia, keterbatasan listrik menyebabkan pertumbuhan ekonomi masyarakat lambat. Selain itu, pelayanan masyarakat seperti puskesmas dan sekolah juga tidak maksimal.
"Kami tentu berharap kepada PLN Area Tanjungpinang untuk merekomendasikan listrik 24 jam di Durai dan Buru," kata dia.
Untuk mendorong pengoperasian listrik 24 jam di Durai dan Buru, Bupati mengatakan akan melakukan pendekatan kepada pihak PLN.
"Nanti Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan ESDM yang akan melakukan pendekatan, mengajukan permohonan ke PLN Wilayah Riau-Kepri," kata dia.
Sementara itu, Manajer PT PLN Persero Area Tanjungpinang, Fauzan mengatakan, penyalaan listrik selama 24 jam di Kecamatan Durai dan Buru sudah masuk dalam perencanaan, sebagai bagian dari program perluasan pelayanan listrik kepada masyarakat di daerah pulau.
"Seperti harapan Bupati, untuk Durai dan Buru mungkin nanti akan kami lihat dulu kemampuan mesin pembangkit, apakah bisa dioperasikan siang dan malam," kata dia.
Fauzan mengatakan, perluasan pelayanan listrik 24 jam terus dilakukan secara bertahap.
Di Provinsi Kepulauan Riau, kata dia, terdapat 23 pulau yang listriknya masih menyala hanya pada malam hari, atau 14 jam, dan sebagian besar berada di Kabupaten Karimun.
"Sebelumnya, kita juga telah menyalakan listrik selama 24 di Natuna, ada 13 pulau yang kita nyalakan," kata dia.
Disinggung apakah ada rencana menyalakan listrik 24 jam di Kecamatan Belat, Kabupaten Karimun, Fauzan mengatakan masih dalam tahap pengkajian.
"Saya belum `update` kondisi jaringan di sana," kata dia.
Sementara itu, listrik di Pulau Alai, Kecamatan Ungar secara resmi menyala 24 jam. Pulau Alai terdiri dari satu kelurahan dan dua desa, yakni Kelurahan Alai, Desa Batu Limau dan Sungai Buloh.
PT PLN Sub Rayon Alai mengoperasikan 4 mesin pembangkit dengan kapasitas daya 700 kilowatt (KW) untuk melayani listrik masyarakat selama 24 jam, dan masih memiliki kelebihan daya sebesar 300 KW, dengan beban puncak pada malam hari sebesar 400 KW.
Pewarta : Rusdianto
Editor:
Kabiro kepri
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
