Imigrasi Batam tolak 56 permohonan paspor

id imigrasi Batam,permohonan paspor

Kepala Imigrasi Kelas I Khusus Batam, Lucky Agung Binarto (Antaranews Kepri/Messa Haris)

Pemohon harus jujur saat mengisi form dan menjawab pertanyaan petugas imigrasi, jika sudah memiliki paspor sebelumnya, harus mengakuinya, meski paspor hilang atau rusak
Batam (Antaranews Kepri) - Hingga Juni 2018, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Batam menolak 56 permohonan paspor yang diduga akan dipergunakan dalam upaya pencegahan dini Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Batam, Lucky Agung Binarto, di Batam, Senin, mengatakan penolakan terbanyak terjadi pada Maret yaitu sebanyak 15 kali. 

"Ada beberapa hal kenapa permohonannya ditolak salah satuya ditolak sistem," kata Lucky.

Menurut Lucky, sistem akan menolak data pemohon apabila tidak sesuai dengan yang disampaikan.

Contohnya, lanjut Lucky, dalam berkas permohonan dicantumkan bahwa pemohon hendak memiliki paspor baru.

Namun saat dicek di sistem ternyata nama pemohon sudah terdata dan memiliki paspor. 

"Pemohon harus jujur saat mengisi form dan menjawab pertanyaan petugas imigrasi, jika sudah memiliki paspor sebelumnya, harus mengakuinya, meski paspor hilang atau rusak," ujarnya. 

Karena, lanjut Lucky, apabila data yang diisi tidak sesuai, maka akan langsung ditolak sistem.

Penolakan terbanyak kedua, kata Lucky, terjadi pada Januari yaitu 12 kali, kemudian Februari sebanyak 10 kali, Mei 10 kali, April lima kali dan Juni empat kali. 

Sementara di 2017, pihaknya menolak sebanyak 509 permohonan paspor dan terbanyak terjadi pada Maret.

"Tahun lalu itu bulan Maret ada 114 permohonan yang kita tolak, kedua itu di bulan Februari yaitu 64 kali dan Agustus 51 kali," paparnya.(Antara)  
Pewarta :
Editor: Rusdianto Syafruddin
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar