Dana Porprov Kepri bersumber dari utang

id Gubernur Kepri,Nurdin Basirun,dana,porprov ,pekan olahraga provinsi,kepri

Gubernur Kepri Nurdin Basirun (Antaranews Kepri/Ogen)

Tidak mungkinlah. Dapat info dari mana?
Tanjungpinang (ANTARA News) - Dana untuk penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi IV pada 25 November-2 Desember 2018 bersumber dari utang pihak ketiga karena anggaran dari pemerintah setempat hingga kini belum ditransfer ke rekening Komite Olahraga Nasional Indonesia.

Gubernur Kepulauan Riau, Nurdin Basirun, Senin, mengaku belum mengetahui anggaran Porprov Kepri yang belum cair hingga sekarang.

"Kok belum cair? Saya belum tahu soal itu," katanya seusai rapat paripurna mendengar pandangan umum fraksi di DPRD Kepri.

Gubernur Nurdin seolah-olah tidak percaya kas daerah kosong sehingga Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kepri sampai sekarang belum menerima dana sebesar Rp2 miliar untuk melaksanakan pertandingan pada Porprov Kepri.

"Tidak mungkinlah. Dapat info dari mana?" kata Nurdin.

KONI Kepri sampai hari ini masih melakukan koordinasi dengan Badan Pengelolaan Aset dan Keuangan Daerah Kepri. Informasi yang diperoleh KONI Kepri dari instansi itu bahwa kas daerah kosong sehingga anggaran untuk Porprov Kepri belum dapat ditransfer.

"Sampai hari ini dana dari Pemprov Kepri belum masuk ke rekening KONI Kepri," ucapnya.

Sementara seluruh pengurus cabang olahraga tingkat provinsi sudah menerima sebagian besar dana untuk melaksanakan kejuaraan. Kepada seluruh pengurus cabang olahraga tingkat provinsi, KONI Kepri mengatakan dana itu bersumber dari Pemprov Kepri.

Terkait hal itu, Nur yang juga mantan Ketua DPRD Kepri akhirnya buka suara, meski sebelumnya ia berniat tidak ingin menyinggung pihak manapun. Nur menegaskan dana itu bersumber dari utang kepada berbagai pihak.

Jika hal itu tidak dilakukan, maka Porprov Kepri yang sudah dijadwalkan dilaksanakan pada 25 November-2 Desember 2018 tidak dapat dilaksanakan.

"Harus dicari jalan keluar ketimbang menunggu anggaran daerah yang sampai sekarang belum cair. Kami pun tidak tahu kapan dana tersebut cair," katanya.

Nur menegaskan persoalan itu juga sudah disampaikan secara halus dalam "Gala Dinner" yang diselenggarakan Pemkot Tanjungpinang pada Sabtu pekan lalu, dan pembukaan Porprov Kepri di Lapangan Dewa Ruci Tanjungpinang pada Minggu (25/11).

"Saya sudah sindir secara halus, tetapi tidak tahu apakah dipahami atau tidak. Mudah-mudahan Porprov Kepri yang dilaksanakan empat tahun sekali ini tidak terjadi permasalahan seperti ini lagi," tuturnya.
Pewarta :
Editor: Rusdianto Syafruddin
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar